Harga Bitcoin Pertama Kali Rilis dan Perjalanannya | Mobee Academy
Bitcoin Oktober 16, 2026 Pemula

Harga Bitcoin Pertama Kali Rilis dan Perjalanannya

Penulis Bayu Surya Purnama
Waktu baca 3 menit
Harga Bitcoin Pertama Kali Rilis dan Perjalanannya

Harga Bitcoin pertama kali tercatat pada 5 Oktober 2009, yaitu sekitar US$0,00076 per BTC atau sekitar Rp12 (kurs ilustrasi Rp16.000). Angka ini hasil hitungan biaya listrik, bukan harga bursa. Harga perdagangan baru muncul pada 2010, dan 1 BTC baru menyentuh US$1 pada 9 Februari 2011.

Saat itu Bitcoin baru diciptakan oleh Satoshi Nakamoto, nama samaran pembuatnya. Belum ada bursa, dan Bitcoin hanya dipertukarkan di kalangan penggemar teknologi. Pada 22 Mei 2010, programmer Laszlo Hanyecz membayar dua pizza dengan 10.000 BTC. Dengan harga sekarang, jumlah itu bernilai belasan triliun rupiah. Cerita lengkapnya ada di Bitcoin Pizza Day.

Poin Penting

  • Harga Bitcoin pertama tercatat pada 5 Oktober 2009 sekitar US$0,00076 per BTC (sekitar Rp12), hasil hitungan biaya listrik, bukan harga bursa.
  • Pada 22 Mei 2010, 10.000 BTC dipakai membeli dua pizza dan dikutip sekitar US$41, atau sekitar US$0,0041 per BTC.
  • Bitcoin pertama kali menyentuh US$1 pada 9 Februari 2011 di bursa Mt. Gox.
  • Pasokan terbatas 21 juta BTC menjadi salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan kenaikan harga.
  • Rekor tertinggi terakhir sekitar US$126.000 pada 6 Oktober 2025. Pada 16 Oktober 2026 harga sekitar US$82.166, sekitar 35% di bawah rekor.
  • Volatilitas tinggi tetap menjadi risiko utama, dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving? Pahami Siklus 4 Tahunan Bitcoin

Harga Awal Bitcoin di Bursa

Harga Bitcoin mulai terbentuk di pasar terbuka pada 2010. Bursa Bitcoin Market mulai beroperasi pada Maret 2010, dan pada 16 Maret 2010 tercatat penawaran beli 500 BTC di US$0,0067 per BTC (penawaran, bukan transaksi). Pada Mei 2010, 10.000 BTC dikutip sekitar US$41 saat dipakai membeli pizza, atau sekitar US$0,0041 per BTC. Mt. Gox menyusul beroperasi pada Juli 2010.

Pada 9 Februari 2011, 1 BTC untuk pertama kalinya diperdagangkan di US$1 di Mt. Gox. Titik ini membuat investor dan media mulai melirik aset digital tersebut.

Faktor yang Memengaruhi Harga Awal Bitcoin

Beberapa faktor kunci yang membuat harga awal Bitcoin mulai naik antara lain:

  • Keterbatasan Pasokan: hanya ada 21 juta BTC yang akan beredar, membuatnya langka secara desain.
  • Teknologi Blockchain: transparansi dan keamanan blockchain menarik perhatian pengembang dan investor.
  • Komunitas Kripto: dukungan awal dari komunitas teknologi mempercepat adopsi Bitcoin.
  • Media dan Publikasi: liputan media pada 2011 sampai 2013 membawa Bitcoin ke mata publik internasional.
  • Adopsi Institusional: perusahaan besar mulai mengalokasikan dana ke Bitcoin sebagai aset cadangan.
  • Regulasi yang Mendukung: negara seperti El Salvador dan beberapa yurisdiksi lain melegalkan Bitcoin sebagai alat pembayaran.
  • Inovasi DeFi dan Layer 2: perkembangan Lightning Network dan aplikasi DeFi meningkatkan utilitas Bitcoin.

Lonjakan dari Harga Awal hingga Rekor Tertinggi

Dari harga yang hanya pecahan sen, harga Bitcoin naik hingga sekitar US$126.000 pada 6 Oktober 2025, rekor tertinggi sampai artikel ini diperbarui. Angka persisnya berbeda tipis antar sumber data. Setelah itu harga terkoreksi, dan pada 16 Oktober 2026 berada di sekitar US$82.166, sekitar 35% di bawah rekor.

Kenaikan jangka panjang ini sering dikaitkan dengan meningkatnya adopsi institusional, tren aset digital global, dan pandangan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Namun harga tetap bergerak tajam, dan tidak ada jaminan arahnya.

Pelajaran dari Harga Awal Bitcoin

  • Volatilitas Tinggi: perjalanan harga awal Bitcoin menunjukkan fluktuasi tajam yang menuntut kesiapan investor terhadap risiko.
  • Nilai Jangka Panjang: investor awal yang bertahan menikmati kenaikan nilai yang besar, tetapi hasil masa lalu tidak menjamin hasil ke depan.
  • Inovasi Finansial: Bitcoin menjadi gerbang lahirnya ribuan aset digital baru di pasar kripto.
  • Diversifikasi Portofolio: Bitcoin dapat menjadi aset diversifikasi yang efektif.
  • Pentingnya Riset: memahami fundamental Bitcoin membantu pengambilan keputusan investasi.
  • Manajemen Risiko: gunakan strategi seperti dollar-cost averaging untuk mengurangi risiko volatilitas.
  • Kesabaran: Bitcoin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai nilai signifikan.

Baca juga: Membedah Siklus 4 Tahun Bitcoin dan Dampaknya ke Investor

Tabel Perbandingan

Tabel ini memakai titik acuan penting (bukan rata-rata tahunan). Kolom rupiah memakai kurs ilustrasi Rp16.000 per dolar AS untuk semua baris, jadi hanya menggambarkan skala. Kolom terakhir menghitung nilai Rp10 juta bila dibeli pada titik itu dan dijual pada harga acuan 16 Oktober 2026 (US$82.166), dengan asumsi kurs sama, tanpa biaya dan pajak.

Titik acuanHarga 1 BTC (USD)Perkiraan dalam rupiahNilai Rp10 juta pada harga acuan 16 Okt 2026Keterangan
5 Okt 2009US$0,00076sekitar Rp12Tidak berlaku (belum ada pasar)Harga hitungan biaya listrik
22 Mei 2010US$0,0041sekitar Rp66Sekitar Rp200 triliun (hitungan matematis, pasar saat itu tidak punya likuiditas sebesar itu)10.000 BTC untuk dua pizza (sekitar US$41)
9 Feb 2011US$1Rp16.000Sekitar Rp821,7 miliarParitas dengan dolar AS di Mt. Gox
27 Nov 2013US$1.000Rp16 jutaSekitar Rp821,7 jutaPertama kali melewati US$1.000
17 Des 2017US$19.783sekitar Rp316,5 jutaSekitar Rp41,5 jutaPuncak siklus 2017
10 Nov 2021US$68.789sekitar Rp1,10 miliarSekitar Rp11,9 jutaPuncak siklus 2021
6 Okt 2025sekitar US$126.000sekitar Rp2,02 miliarSekitar Rp6,5 jutaRekor tertinggi terakhir

Perhatikan baris terakhir: membeli di dekat puncak berarti nilainya bisa turun jauh di bawah modal. Tabel ini melihat ke belakang. Tidak ada yang tahu titik beli terbaik saat itu, dan hasil masa lalu tidak menjamin hasil ke depan.

Kamu bisa melihat harga Bitcoin terkini, grafik, serta harga tertinggi dan terendah 24 jam di pasar BTC/USDT di Mobee. Buka pasar BTC/USDT di Mobee.

FAQ

Berapa harga Bitcoin saat pertama kali rilis?

Harga pertama yang tercatat adalah sekitar US$0,00076 per BTC pada 5 Oktober 2009 (1.309,03 BTC per US$1). Angka ini dihitung situs New Liberty Standard dari biaya listrik untuk menambang, bukan dari transaksi bursa. Harga di pasar terbuka baru terbentuk pada 2010, misalnya penawaran beli US$0,0067 per BTC di Bitcoin Market pada Maret 2010.

Berapa harga Bitcoin pertama kali dalam rupiah?

Dengan kurs ilustrasi Rp16.000 per dolar AS, harga US$0,00076 setara sekitar Rp12 per BTC, dan US$0,0041 pada Mei 2010 setara sekitar Rp66. Kurs rupiah pada masa itu berbeda, jadi angka ini hanya gambaran skala, bukan harga yang bisa kamu temukan di pasar rupiah saat itu.

Kapan Bitcoin pertama kali mencapai harga US$1?

Pada 9 Februari 2011, 1 BTC diperdagangkan di US$1 di bursa Mt. Gox, titik yang disebut paritas dengan dolar AS. Bitcoin kemudian melewati US$1.000 untuk pertama kalinya pada 27 November 2013.

Apa pembelian pertama yang memakai Bitcoin?

Pembelian barang nyata pertama yang tercatat luas terjadi pada 22 Mei 2010. Programmer Laszlo Hanyecz membayar dua pizza Papa John's dengan 10.000 BTC, yang saat itu dikutip sekitar US$41. Kisah lengkapnya ada di artikel Bitcoin Pizza Day.

Bagaimana cara membeli Bitcoin dengan aman?

Gunakan platform aset kripto yang berizin dan diawasi OJK, seperti Mobee. Aktifkan fitur keamanan akun, periksa detail transaksi sebelum konfirmasi, lakukan riset mandiri, dan gunakan dana yang siap kamu tanggung risikonya. Harga Bitcoin berfluktuasi tajam dan tidak ada jaminan untung.

Kesimpulan

Harga Bitcoin dimulai dari angka di bawah satu sen, menyentuh US$1 pada Februari 2011, dan mencapai rekor sekitar US$126.000 pada Oktober 2025 sebelum terkoreksi. Perjalanan ini menunjukkan seberapa jauh inovasi teknologi bisa mengubah nilai sebuah aset, sekaligus seberapa tajam harganya bisa bergerak ke dua arah. Memahami sejarah harga awal Bitcoin membantu kamu menilai risiko dan peluang dengan lebih tenang.

Ingin ikut memantau Bitcoin? Gunakan aplikasi Mobee yang berizin dan diawasi OJK. Download aplikasinya sekarang di Google Play Store atau App Store!

Pelajari juga siapa saja pemegang Bitcoin terbesar dan perbandingannya dengan aset kripto lain. Untuk strategi trading, baca tips trading crypto dan panduan staking. Jangan lupa cek pajak kripto yang berlaku.

Disclaimer

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan nasihat investasi. Aset kripto berisiko tinggi dan harganya dapat berubah sewaktu-waktu. Lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan. Mobee dioperasikan oleh PT CTXG Indonesia Berkarya berizin dan diawasi OJK.

Akses market langsung dari aplikasi

Mulai eksplorasi aset digital dengan Mobee

Pantau market, pelajari aset digital, dan mulai transaksi dengan lebih praktis melalui Mobee App.

Mobee berizin dan diawasi OJK. Informasi bukan ajakan membeli atau menjual aset.

Mobee

Gedung Perkantoran Treasury Tower, Lantai 18 District 8, Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta Selatan 12190, DKI Jakarta

Dapatkan Update Terbaru

Komunitas Kami

Terdaftar & diawasi oleh

ICEx Komdigi Intertek, KAN Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia

Hubungi Kami

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga
Ministry of Trade of the Republic of Indonesia
0853 1111 1010 (WhatsApp)

Copyright © 2026 PT. CTXG Indonesia Berkarya. Seluruh hak dilindungi undang-undang.

Perdagangan aset kripto difasilitasi oleh PT CTXG Indonesia Berkarya, perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta terdaftar sebagai anggota PT Fortuna Integritas Mandiri (ICEx).

Situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi. Seluruh materi yang terdapat di situs ini tidak dimaksudkan dan tidak dapat dianggap sebagai ajakan, rekomendasi, atau penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas, produk keuangan, atau instrumen apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi. Kinerja di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Data kinerja historis, proyeksi imbal hasil, dan estimasi probabilitas disajikan semata-mata untuk tujuan informasi dan ilustrasi. Seluruh keputusan terkait perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen dari masing-masing pengguna.