Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia 2026: Daftar Lengkap dan Terbaru

Di bawahnya ada Coinbase (kustodian), Strategy dengan 848.250 BTC, BlackRock lewat ETF IBIT dengan sekitar 806.000 BTC, dan Binance. Data di artikel ini diperbarui 16 Oktober 2026, lengkap dengan tanggal dan sumber tiap angka.
Poin Penting
- Satoshi Nakamoto adalah pemilik Bitcoin terbesar dengan atribusi sekitar 1,096 juta BTC. Angka ini hasil pelacakan on-chain dan bersifat dugaan, bukan identitas yang terkonfirmasi.
- Strategy (sebelumnya MicroStrategy) memegang 848.250 BTC per 11 Oktober 2026, menjadikannya entitas korporat dengan Bitcoin langsung terbesar.
- BlackRock lewat iShares Bitcoin Trust (IBIT) memegang 806.037 BTC per 7 Oktober 2026 menurut BitcoinTreasuries, menjadikannya ETF Bitcoin terbesar.
- Coinbase dan Binance mengelola ratusan ribu BTC, tetapi sebagian besar milik nasabah. Mereka kustodian, bukan pemilik tunggal.
- Pemerintah AS memegang sekitar 307.000 sampai 328.372 BTC menurut Arkham dan BitcoinTreasuries, tetapi belum ada angka resmi dan belum ada audit publik.
- Total Bitcoin yang beredar per 16 Oktober 2026 sekitar 20,1 juta dari maksimum 21 juta BTC.
Daftar Singkat Pemilik Bitcoin Terbanyak
Tabel ini merangkum delapan pemegang terbesar. Angka bisa berbeda antar sumber karena cara pelabelan dompet dan tanggal data tidak sama, jadi baca kolom tanggal dan sumbernya.
| Pemilik | Perkiraan BTC | Jenis | Tanggal data | Sumber |
|---|---|---|---|---|
| Satoshi Nakamoto | sekitar 1,096 juta | Individu (atribusi on-chain, dugaan) | Diakses 16 Okt 2026, tanggal data tidak dinyatakan | Arkham |
| Coinbase | sekitar 965.000 | Bursa dan kustodian (aset nasabah dan ETF) | Diakses 16 Okt 2026, tanggal data tidak dinyatakan | Arkham |
| Strategy | 848.250 | Perusahaan publik | 11 Okt 2026 | Siaran pers Strategy (SEC) |
| BlackRock (IBIT) | 806.037 | ETF | 7 Okt 2026 | BitcoinTreasuries |
| Binance | sekitar 718.000 | Bursa (aset nasabah dan dompet berlabel) | Diakses 16 Okt 2026, tanggal data tidak dinyatakan | Arkham |
| Pemerintah AS | sekitar 307.000 (Arkham) sampai 328.372 (BitcoinTreasuries) | Pemerintah (hasil sitaan) | Diakses 16 Okt 2026, belum ada angka resmi | Arkham, BitcoinTreasuries |
| Fidelity (FBTC) | 184.058 | ETF | Diakses 16 Okt 2026, tanggal data tidak dinyatakan | BitcoinTreasuries |
| Tether | sekitar 97.000 | Penerbit stablecoin | Diakses 16 Okt 2026, tanggal data tidak dinyatakan | Arkham |
Peta kepemilikan Bitcoin di 2026 sudah bukan lagi cerita tentang individu misterius atau early adopter yang beruntung. Institusi keuangan raksasa, perusahaan publik, dan bahkan pemerintah negara-negara besar kini berlomba mengamankan posisi mereka di aset yang total penawarannya tidak akan pernah melebihi 21 juta koin. Dari BlackRock hingga Satoshi Nakamoto yang koinnya dilaporkan tak pernah disentuh, berikut gambaran siapa yang mengendalikan Bitcoin hari ini.
Baca juga: Bitcoin Pizza Day: Sejarah Transaksi Bitcoin Pertama untuk Beli Pizza
Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia?
Dominasi kini berada di tangan pengelola aset besar dan pemerintahan yang mulai memandang Bitcoin sebagai alat diplomasi ekonomi. Satu catatan penting: sebagian entitas di daftar ini adalah kustodian, yaitu pihak yang menyimpan Bitcoin atas nama orang lain. Coinbase, Binance, dan penerbit ETF termasuk di sini. Jadi "pemilik terbanyak" di sini berarti entitas yang menguasai alamat dompet terbesar, bukan selalu pemilik akhirnya.
1. Satoshi Nakamoto (sekitar 1,1 juta BTC)
Satoshi Nakamoto menempati posisi teratas dengan atribusi sekitar 1,096 juta BTC. Koin-koin ini dilacak lewat pola penambangan yang dikenal sebagai "Patoshi Pattern", yang mengelompokkan sekitar 22.000 alamat awal dari hari-hari pertama Bitcoin. Atribusi ini bersifat dugaan. Pelacak seperti Arkham sendiri menyebut semua klaimnya sirkumstansial, dan pencipta Bitcoin bisa berupa satu orang maupun kelompok. Koin-koin tersebut dilaporkan belum pernah bergerak.
2. Coinbase (sekitar 965.000 BTC, aset nasabah dan kustodi ETF)
Coinbase adalah entitas dengan dompet berlabel terbesar kedua menurut Arkham, sekitar 965.000 BTC. Angka ini mencakup Bitcoin milik nasabah ritel dan institusi, termasuk kustodi untuk produk ETF. Jadi Coinbase menyimpannya, bukan memiliki seluruhnya.
3. Strategy (848.250 BTC)
Strategy, yang dulu bernama MicroStrategy, memegang 848.250 BTC per 11 Oktober 2026 menurut siaran persnya yang dilaporkan ke SEC. Angka ini naik jauh dari sekitar 738.731 BTC yang tercatat pada Maret 2026. Dengan jumlah itu, Strategy kini berada di atas total kepemilikan ETF IBIT milik BlackRock, dan menjadi entitas korporat dengan kepemilikan Bitcoin langsung terbesar di dunia.
4. BlackRock, iShares Bitcoin Trust / IBIT (806.037 BTC)
iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock memegang 806.037 BTC per 7 Oktober 2026 menurut BitcoinTreasuries. IBIT adalah ETF Bitcoin terbesar yang tercatat di sana. Kepemilikan ini dipegang trust untuk para pemegang saham ETF-nya. Kalau kamu ingin memahami cara kerja ETF Bitcoin spot, baca apa itu Bitcoin spot ETF.
5. Binance (sekitar 718.000 BTC)
Binance, sebagai salah satu bursa kripto terbesar, mengelola sekitar 718.000 BTC di dompet berlabel menurut Arkham. Sebagian besar merupakan aset milik pengguna platform, bukan milik bursa sendiri.
6. Pemerintah Amerika Serikat (sekitar 307.000 sampai 328.372 BTC)
Pemerintah AS adalah pemegang Bitcoin terbesar di antara negara. Arkham mencatat sekitar 307.000 BTC, sementara BitcoinTreasuries mencatat 328.372 BTC. Perbedaan itu muncul karena pemerintah belum merilis angka resmi, dan sebagian Bitcoin di dompet terkait pemerintah masih dalam proses hukum, termasuk sekitar 94.600 BTC dari kasus peretasan Bitfinex 2016 yang kepemilikan akhirnya belum final. Pada 6 Maret 2025, AS menetapkan Strategic Bitcoin Reserve lewat executive order dan menyatakan tidak akan menjual Bitcoin yang dipegang pemerintah. Penasihat kripto Gedung Putih David Sacks pernah menyebut angka sekitar 200.000 BTC saat cadangan itu diumumkan. Karena itu, perlakukan angka ini sebagai perkiraan, bukan angka resmi.
7. Fidelity, FBTC (184.058 BTC)
Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) memegang 184.058 BTC menurut BitcoinTreasuries. Arkham mencatat entitas "Fidelity Custody" dengan angka lebih besar, sekitar 444.000 BTC, tetapi cakupannya berbeda dan tidak boleh dijumlahkan dengan FBTC.
8. Tether (sekitar 97.000 BTC)
Tether Holdings, penerbit stablecoin USDT, tercatat memegang sekitar 97.000 BTC menurut Arkham. Sejak Mei 2023, Tether menyatakan komitmen untuk menginvestasikan sebagian keuntungan operasional kuartalan bersihnya ke Bitcoin.
Perusahaan Publik dan Institusi Tambahan
Selain nama-nama di atas, beberapa perusahaan publik juga memegang Bitcoin dalam jumlah besar. Angka berikut dari BitcoinTreasuries (diakses 16 Oktober 2026, tanggal data tidak dinyatakan):
- Metaplanet: sekitar 44.000 BTC.
- Twenty One Capital: sekitar 43.514 BTC.
- Strive: sekitar 35.595 BTC.
- MARA Holdings (Marathon): sekitar 35.577 BTC, turun dari sekitar 53.822 BTC yang tercatat pada Maret 2026. MARA bertransformasi dari sekadar penambang menjadi perusahaan infrastruktur digital yang juga melayani pusat data AI.
- Tesla: sekitar 11.509 BTC. Tesla jarang melakukan pembelian baru, tetapi tetap menyimpan Bitcoin di neraca keuangannya.
- Block, Inc.: sekitar 9.117 BTC, sejalan dengan visi perusahaan Jack Dorsey untuk mengintegrasikan Bitcoin ke sistem pembayaran global.
Negara-Negara dengan Cadangan Bitcoin
Siapa saja pemegang Bitcoin terbanyak dari kalangan pemerintahan? Menurut BitcoinTreasuries (diakses 16 Oktober 2026, tanggal data tidak dinyatakan), Amerika Serikat memimpin, diikuti China, Inggris, El Salvador, dan Bhutan. Angka pemerintah sering tidak resmi dan berasal dari pelacakan dompet, jadi perlakukan sebagai perkiraan.
1. Amerika Serikat (sekitar 307.000 sampai 328.372 BTC)
Amerika Serikat memimpin secara global, dengan sebagian besar aset berasal dari hasil penyitaan lewat Departemen Kehakiman (DOJ). Penjelasan lengkap perbedaan angkanya ada di bagian pemerintah AS di atas.
2. China (sekitar 190.000 BTC)
Pemerintah China menguasai ratusan ribu Bitcoin yang berasal dari penyitaan besar-besaran kasus skema Ponzi PlusToken. Walau China memiliki regulasi ketat terhadap aktivitas kripto domestik, aset sitaan ini secara teknis berada di bawah kendali pemerintah.
3. Inggris (sekitar 61.245 BTC)
BitcoinTreasuries mencatat Inggris sebagai pemegang terbesar ketiga di antara pemerintah, sekitar 61.245 BTC, yang berasal dari penyitaan penegakan hukum.
4. El Salvador (sekitar 7.805 BTC)
Berbeda dengan negara lain yang mendapatkan BTC dari sitaan, El Salvador membeli Bitcoin sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional sejak 2021. Di bawah Presiden Nayib Bukele, negara ini menerapkan program pembelian rutin (DCA) secara transparan.
5. Bhutan (sekitar 518 BTC)
Kerajaan Bhutan mengambil pendekatan unik dengan menambang Bitcoin memakai energi hidro yang melimpah. Angkanya 518 BTC menurut BitcoinTreasuries, jadi cek sumber terbaru sebelum mengutip.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving? Cara Kerja dan Dampaknya ke Harga
Apa yang Memengaruhi Minat pada Bitcoin?
Bitcoin terus menjadi aset yang diminati karena beberapa faktor:
- Kelangkaan: hanya akan ada 21 juta Bitcoin.
- Desentralisasi: Bitcoin tidak dikendalikan oleh satu pemerintah atau lembaga keuangan.
- Persepsi lindung nilai: sebagian investor memandangnya sebagai pelindung nilai terhadap inflasi, tetapi harganya bisa naik dan turun tajam sehingga risikonya tinggi.
Kepemilikan Bitcoin semakin terkonsentrasi di tangan beberapa entitas besar seperti Satoshi Nakamoto, Strategy, dan pemerintah AS, sementara kustodian seperti Coinbase dan Binance memegang aset milik banyak nasabah. Tren institusi menambah Bitcoin dibahas di Saat Institusi Borong Bitcoin, Kita Harus Gimana?.
Beli Bitcoin di Mobee
Kalau kamu ingin mulai mengenal Bitcoin, kamu bisa melihat pasangan BTC-IDR di Spot Trade Mobee. Mobee dioperasikan oleh PT CTXG Indonesia Berkarya yang berizin dan diawasi OJK. Instal aplikasi Mobee untuk memantau market dan mulai dari nominal yang sesuai kemampuanmu.
Kesimpulan
Pemilik Bitcoin terbanyak adalah Satoshi Nakamoto dengan sekitar 1,096 juta BTC (atribusi dugaan), disusul kustodian seperti Coinbase, lalu Strategy (848.250 BTC per 11 Oktober 2026) dan BlackRock lewat IBIT (806.037 BTC per 7 Oktober 2026). Angka antar sumber bisa berbeda, terutama untuk pemerintah dan bursa, jadi selalu cek tanggal dan sumbernya. Memahami siapa pemegang Bitcoin terbesar membantumu membaca dinamika pasar, tetapi bukan alasan untuk membeli atau menjual.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa pemilik Bitcoin terbanyak di dunia?
Satoshi Nakamoto, dengan atribusi sekitar 1,096 juta BTC menurut Arkham Intelligence. Angka ini dugaan berdasarkan pelacakan on-chain, bukan identitas yang terkonfirmasi. Dari sisi perusahaan, Strategy memegang 848.250 BTC per 11 Oktober 2026, dan BlackRock lewat ETF IBIT memegang 806.037 BTC per 7 Oktober 2026.
Berapa jumlah Bitcoin di dunia?
Jumlah maksimumnya 21 juta BTC. Per 16 Oktober 2026, sekitar 20,1 juta BTC sudah beredar, sehingga tersisa sekitar 0,9 juta yang akan ditambang bertahap. Sebagian Bitcoin yang sudah beredar diperkirakan hilang permanen karena kunci pribadinya tidak lagi bisa diakses, jadi jumlah yang benar-benar bisa dipakai lebih kecil dari angka itu.
Kenapa Bitcoin mahal?
Beberapa faktor yang sering disebut: pasokan dibatasi 21 juta koin, permintaan dari investor ritel dan institusi (termasuk lewat ETF), dan jaringan yang aman karena penambangnya banyak. Harga ditentukan oleh penawaran dan permintaan di pasar, dan bisa naik atau turun tajam. Tidak ada jaminan harganya naik.
Negara mana yang memegang Bitcoin terbanyak?
Amerika Serikat, dengan sekitar 307.000 sampai 328.372 BTC menurut Arkham dan BitcoinTreasuries. Pemerintah AS belum merilis angka resmi, dan sebagian Bitcoin yang terkait masih dalam proses hukum. Setelahnya ada China (sekitar 190.000 BTC) dan Inggris (sekitar 61.245 BTC) menurut BitcoinTreasuries.
Kenapa angka pemilik Bitcoin berbeda antar sumber?
Pelacak seperti Arkham dan BitcoinTreasuries memakai cara pelabelan dompet dan tanggal data yang berbeda. Bursa dan penerbit ETF juga menyimpan Bitcoin milik banyak nasabah, jadi satu entitas bisa terhitung berbeda tergantung cakupannya. Karena itu tabel di atas mencantumkan tanggal dan sumber untuk tiap angka.
Disclaimer
Artikel ini bersifat edukasi dan bukan saran investasi. Data kepemilikan bersumber dari pelacak pihak ketiga dan dapat berubah, serta kamu perlu mengecek sumber aslinya sebelum mengutip. Aset kripto berisiko tinggi, dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan. Mobee dioperasikan oleh PT CTXG Indonesia Berkarya, berizin dan diawasi OJK.



