10 Perusahaan dengan Cadangan Bitcoin Terbesar 2026

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan yang menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan mereka. Bukan hanya sebagai instrumen spekulasi, tetapi sebagai aset cadangan untuk melindungi nilai dan mendiversifikasi portofolio. Tren ini semakin kuat di 2026, dengan perusahaan dari berbagai sektor mulai dari teknologi, keuangan, hingga kesehatan berlomba-lomba mengakuisisi Bitcoin.
Mengapa Bitcoin? Karena sifatnya yang terdesentralisasi, terbatas (hanya 21 juta), dan semakin diterima secara global. Bagi perusahaan, memiliki Bitcoin adalah cara untuk melindungi kas dari inflasi dan melemahnya mata uang fiat. Selain itu, Bitcoin juga bisa menjadi alat pembayaran yang efisien dan transparan.
Poin Penting
- MicroStrategy tetap menjadi pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia.
- Perusahaan teknologi dan keuangan mendominasi daftar adopsi Bitcoin.
- Beberapa perusahaan mengalokasikan hingga 50% kas mereka untuk Bitcoin.
- Adopsi Bitcoin oleh perusahaan meningkat signifikan sepanjang 2026-2026.
- Bitcoin dianggap sebagai lindung nilai inflasi dan alat diversifikasi aset.
Berikut adalah 10 perusahaan yang tercatat memiliki cadangan Bitcoin terbesar hingga awal 2026:
1. MicroStrategy
MicroStrategy adalah perusahaan analitik bisnis yang menjadi pendukung terbesar Bitcoin di dunia korporat. Hingga awal 2026, mereka memiliki lebih dari 200.000 BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin terbesar di antara perusahaan publik. Langkah ini dipimpin oleh CEO Michael Saylor yang percaya bahwa Bitcoin adalah aset cadangan terbaik.
2. Block (Sebelumnya Square)
Didirikan oleh Jack Dorsey, Block mulai berinvestasi Bitcoin pada Oktober 2020. Hingga 2026, mereka memiliki lebih dari 8.000 BTC. Block juga mengembangkan infrastruktur pembayaran berbasis Bitcoin dan mendukung ekosistem kripto secara luas.
3. Rumble
Platform streaming video Rumble mengumumkan rencana investasi hingga US$20 juta dalam aset digital, termasuk Bitcoin. Langkah ini diambil untuk mendiversifikasi pendapatan dan mengikuti tren adopsi kripto.
Baca juga: Crypto Strategic Reserve: Langkah Besar AS dalam Industri Kripto
4. Nuvve
Nuvve, perusahaan teknologi energi, menyetujui penggunaan Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan. Mereka mengalokasikan hingga 30% dari kas berlebih untuk membeli BTC, tergantung kondisi pasar.
5. Banzai
Banzai, perusahaan pemasaran digital, mengalokasikan hingga 10% dana perusahaan untuk Bitcoin. Keputusan ini diambil untuk melindungi nilai aset dan mendiversifikasi portofolio.
6. LEEF Brands
LEEF Brands, perusahaan ganja publik, menjadi salah satu yang pertama mengadopsi Bitcoin sebagai aset cadangan. Mereka meluncurkan penawaran debenture konversi senilai hingga $5 juta yang didukung Bitcoin. Hingga 2026, mereka memiliki 3.937 BTC dengan harga rata-rata $88.255.
7. Semler Scientific
Perusahaan teknologi kesehatan ini terus menambah kepemilikan Bitcoin. Hingga awal 2026, mereka memiliki 3.192 BTC, dengan keuntungan investasi mencapai 152,2% sejak Juli 2026. Semler melihat Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi yang efektif.
8. Fold
Fold, perusahaan layanan keuangan berbasis Bitcoin, memiliki lebih dari 1.485 BTC. Mereka menggunakan Bitcoin untuk mendukung produk keuangan inovatif seperti kartu debit dengan cashback Bitcoin.
9. Worksport
Worksport, perusahaan aksesori otomotif, mengadopsi Bitcoin dan XRP dalam strategi keuangan mereka. Mereka berencana membeli hingga $5 juta atau 10% dari kas operasional untuk efisiensi transaksi dan lindung nilai inflasi.
10. Fathom Holdings
Fathom Holdings, perusahaan real estate, mengalokasikan hingga 50% dari kelebihan kasnya untuk Bitcoin. Ini menunjukkan keyakinan kuat pada potensi jangka panjang Bitcoin.
Baca juga: 4 Alasan Crypto Bisa Menjadi Aset Investasi
Tabel Perbandingan
| Perusahaan | Jumlah BTC (Perkiraan) | Alokasi Kas |
|---|---|---|
| MicroStrategy | 200.000+ | Terbesar |
| Block | 8.000+ | Aktif |
| Rumble | — | US$20 juta |
| Nuvve | — | 30% |
| Banzai | — | 10% |
| LEEF Brands | 3.937 | Debenture |
| Semler Scientific | 3.192 | Aktif |
| Fold | 1.485+ | Strategis |
| Worksport | — | 10% |
| Fathom Holdings | — | 50% |
Mengapa Perusahaan Memilih Bitcoin?
Ada beberapa alasan utama mengapa perusahaan menjadikan Bitcoin sebagai cadangan keuangan:
- Lindung nilai inflasi: Bitcoin memiliki pasokan terbatas, sehingga nilainya cenderung naik saat inflasi meningkat.
- Diversifikasi aset: Bitcoin tidak berkorelasi dengan aset tradisional seperti saham dan obligasi, sehingga dapat mengurangi risiko portofolio.
- Potensi keuntungan tinggi: Meskipun volatil, Bitcoin telah memberikan return yang signifikan dalam jangka panjang.
- Adopsi global: Bitcoin semakin diterima sebagai alat pembayaran dan investasi di seluruh dunia.
Bagi investor individu, tren ini menunjukkan bahwa Bitcoin bukan lagi aset pinggiran, melainkan bagian penting dari strategi keuangan modern. Jika kamu ingin mulai berinvestasi Bitcoin, penting untuk menggunakan platform yang aman dan terpercaya.
FAQ
Apa itu cadangan Bitcoin perusahaan?
Cadangan Bitcoin perusahaan adalah Bitcoin yang dimiliki perusahaan sebagai bagian dari aset treasury atau neracanya. Bitcoin dapat digunakan sebagai salah satu bentuk diversifikasi aset, tetapi perlakuannya berbeda dari kas karena memiliki volatilitas harga yang jauh lebih tinggi.
Mengapa perusahaan membeli Bitcoin?
Alasan perusahaan membeli Bitcoin dapat berbeda-beda, mulai dari diversifikasi treasury, strategi investasi jangka panjang, hingga memperoleh eksposur terhadap aset digital. Sebagian perusahaan juga memandang Bitcoin sebagai alternatif penyimpan nilai, meskipun volatilitasnya tetap menjadi risiko yang perlu diperhitungkan.
Apakah Bitcoin aman sebagai aset cadangan?
Bitcoin bukan aset yang bebas risiko. Harga Bitcoin dapat berfluktuasi secara signifikan sehingga perusahaan perlu mempertimbangkan ukuran alokasi, kebutuhan likuiditas, tata kelola, keamanan penyimpanan, serta kemampuan menanggung penurunan nilai. Penggunaan kustodian dan sistem keamanan yang memadai juga menjadi bagian penting dari manajemen risiko.
Bagaimana cara perusahaan membeli Bitcoin?
Perusahaan dapat memperoleh Bitcoin melalui platform perdagangan aset digital, transaksi over-the-counter atau OTC, maupun penyedia layanan institusional. Untuk jumlah yang besar, perusahaan biasanya juga mempertimbangkan aspek likuiditas, slippage, tata kelola internal, kepatuhan, serta penggunaan layanan kustodian.
Apakah saya bisa berinvestasi Bitcoin seperti perusahaan?
Investor individu juga dapat memperoleh eksposur terhadap Bitcoin melalui platform aset digital yang tersedia di Indonesia, termasuk Mobee. Namun, strategi treasury perusahaan tidak selalu cocok untuk investor individu. Pertimbangkan tujuan keuangan, jangka waktu investasi, volatilitas, serta toleransi risiko sebelum menentukan jumlah alokasi.
Mobee adalah aplikasi investasi kripto yang telah berizin dan diawasi OJK. Dengan Mobee, kamu bisa membeli Bitcoin dan berbagai aset kripto lainnya dengan mudah dan aman. Nikmati fitur-fitur seperti spot trading, earn, dan dual investment untuk mengoptimalkan portofolio kamu.
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang kripto melalui tutorial Mobee Academy. Kamu juga bisa membaca artikel menarik lainnya seperti bitcoin holders dan apa itu XRP.
Unduh aplikasi Mobee sekarang dan mulai perjalanan investasi digital kamu dengan percaya diri! Download Mobee App dan rasakan kemudahan transaksi kripto dalam genggaman.
Sumber:
10 Perusahaan Kolektor Bitcoin Selain Strategy. Diakses pada 2026. Bloomberg Technoz.
From MicroStrategy to Tesla: which companies hold the largest bitcoin reserves? Diakses pada 2026. ITC.



