
Ordinals (ORDI) adalah salah satu token yang paling banyak dibicarakan sejak kemunculannya, karena berhasil membawa konsep NFT ke jaringan Bitcoin. Jika Anda ingin memahami apa itu ORDI, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana cara membelinya dengan aman di 2026, artikel ini akan membahasnya secara lengkap dan praktis.
Antusiasme trader dan investor kripto terhadap Bitcoin NFT terus berkembang. Bahkan publik figur seperti Elon Musk, meskipun tanpa disadari, pernah ikut mendorong perhatian publik terhadap token ini. Sebelum masuk ke detail, simak poin penting berikut agar Anda punya gambaran utuh.
Poin Penting
- ORDI adalah token yang memanfaatkan Ordinals Protocol untuk menambahkan data seperti teks, gambar, audio, dan video ke satoshi, unit terkecil Bitcoin.
- Berbeda dari NFT Ethereum yang umumnya disimpan off-chain, artefak Ordinals tercatat langsung on-chain di Bitcoin.
- ORDI adalah token, bukan koin, sehingga diperdagangkan di pasar sekunder dan tidak menambang blok sendiri.
- Harga ORDI sangat dipengaruhi sentimen pasar Bitcoin, likuiditas, dan narasi Bitcoin NFT.
- ORDI dapat dibeli di Mobee melalui fitur Spot Trade dengan pasangan ORDI/USDT.
- Selalu lakukan riset mandiri dan kelola risiko sebelum membeli aset volatil seperti ORDI.
Apa Itu Ordinals (ORDI)?
Ordinals (ORDI) adalah aset kripto yang bekerja dengan teknologi Ordinals Protocol dan membawa kemampuan NFT (Non-fungible Token) ke dalam blockchain Bitcoin. Protokol ini diciptakan untuk memberikan akses pada berbagai informasi seperti teks, gambar, audio, dan video untuk ditambahkan ke satoshi, unit terkecil dari Bitcoin.
Ordinals Protocol memungkinkan total 2,1 kuadriliun satoshi untuk digunakan sebagai NFT dan token. Hal ini tentu mendorong use case baru dan menarik dalam jaringan Bitcoin. Jika Anda baru mengenal ekosistem kripto secara umum, Anda bisa mulai dari artikel jenis kripto untuk memahami perbedaan koin dan token.
ORDI Token vs Bitcoin NFT
Penting untuk membedakan dua hal yang sering dianggap sama. Bitcoin NFT adalah artefak digital yang di-inscribe ke satoshi, sedangkan ORDI adalah token yang diperdagangkan di pasar dan sering dianggap sebagai representasi dari narasi Ordinals. Keduanya saling berkaitan, tetapi tidak identik.
Bagaimana Cara Kerja Ordinals (ORDI)?
Dilansir dari whitepaper ORDI, satoshi dapat di-inscribed dengan konten yang berubah-ubah, menciptakan artefak digital Bitcoin. Proses ini dilakukan dengan cara mengirimkan satoshi yang akan di-inscribed dalam sebuah transaksi yang menunjukkan konten secara on-chain.
Konten ini kemudian akan tergabung dengan satoshi tersebut, mengubahnya menjadi artefak digital yang tidak dapat diubah yang dapat dilacak, ditransfer, ditimbun, dibeli, dijual, hilang, dan ditemukan kembali. Serupa dengan teknologi NFT, namun dengan mekanisme penyimpanan yang berbeda.
Pada umumnya, NFT dibuat pada blockchain seperti Ethereum (ETH) dan disimpan secara off-chain. Sedangkan ORDI didasarkan pada blockchain Bitcoin itu sendiri. Karena didasarkan pada Bitcoin, ORDI adalah token, bukan koin. Token ORDI dapat dibeli, dijual, atau diperdagangkan. Untuk memahami dasar blockchain dan lapisannya, Anda bisa membaca blockchain layer 1.
Contoh Sederhana Cara Kerja Inscription
Bayangkan Anda memiliki satu satoshi. Anda ingin menempelkan sebuah gambar kecil ke satoshi tersebut. Proses menempelkan gambar itu disebut inscription. Setelah tercatat di blok Bitcoin, satoshi tersebut tidak lagi sekadar satoshi biasa, melainkan membawa data unik yang bisa dilacak asal-usulnya. Inilah dasar dari artefak digital Bitcoin.
Perkembangan Harga Ordinals (ORDI)
Token ORDI pertama kali masuk ke pasar aset kripto pada bulan Mei 2023. Pada tanggal 8 Mei, nilai ORDI mencapai 29,16 dolar AS. Namun, harga ORDI mulai merosot dan pada tanggal 24 Mei berada di bawah 10 dolar AS.
Bulan berikutnya, ORDI mengalami kerugian lebih lanjut setelah Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat menuntut Binance dan Coinbase. ORDI mengalami penurunan hingga 4,66 dolar AS pada tanggal 12 Juni. Kemudian terjadi pemulihan, dan menghabiskan sebagian besar bulan Juli antara sekitar 6,20 hingga 7,90 dolar AS.
Token ORDI kembali mengalami penurunan pada awal bulan berikutnya. Pada 11 September, harga mencapai titik terendah sepanjang masa di angka 2,86 dolar AS. Terdapat beberapa pemulihan dan menembus level 5 dolar AS pada 24 Oktober. Token ini kemudian melonjak di angka 14,06 dolar AS pada 7 November 2023. Harga ORDI mencapai titik tertinggi di level 44 dolar AS pada 4 Desember 2023.
Memasuki 2026, pergerakan ORDI tetap dipengaruhi oleh siklus pasar Bitcoin, yang sering dikaitkan dengan siklus 4 tahun Bitcoin. Karena itu, penting untuk melihat ORDI bukan hanya sebagai token tunggal, tetapi juga sebagai bagian dari narasi ekosistem Bitcoin yang lebih luas.
Keunggulan Ordinals (ORDI)
- Use Case Baru untuk Bitcoin: Ordinals memperluas penggunaan Bitcoin, berkat kemampuan NFT yang ditambahkan ke struktur dasarnya.
- NFT dan Konversi Token: Menawarkan kemampuan untuk mengubah data seperti teks dan gambar di jaringan Bitcoin menjadi NFT dan token.
- Penyimpanan On-Chain: Data artefak tercatat langsung di Bitcoin, sehingga tidak bergantung pada server eksternal.
- Narasi Kuat di Pasar: ORDI sering menjadi sorotan ketika narasi Bitcoin NFT kembali menguat.
- Akses Mudah di Exchange: ORDI tersedia di berbagai exchange, termasuk Mobee, sehingga lebih mudah dijangkau investor ritel.
- Komunitas Aktif: Ekosistem Ordinals memiliki komunitas yang aktif membangun dan memperdagangkan artefak digital.
- Potensi Diversifikasi: Bagi sebagian investor, ORDI menjadi cara untuk terpapar narasi Bitcoin di luar BTC itu sendiri.
Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan
ORDI adalah aset yang sangat volatil. Harga dapat bergerak tajam dalam waktu singkat, terutama saat sentimen pasar berubah. Selain itu, likuiditas ORDI tidak sebesar Bitcoin, sehingga slippage bisa lebih besar saat pasar sedang sepi.
Risiko lain adalah ketergantungan pada narasi. Jika minat terhadap Bitcoin NFT menurun, permintaan terhadap ORDI juga bisa ikut melemah. Karena itu, penting untuk memahami manajemen risiko trading kripto sebelum masuk ke aset seperti ini.
Ordinals (ORDI) vs NFT Ethereum
Perbandingan ini membantu Anda memahami posisi ORDI di pasar. Berikut ringkasan perbedaan utamanya.
Tips Mengelola Posisi ORDI
Setelah membeli ORDI, langkah berikutnya adalah mengelola posisi dengan disiplin. Beberapa praktik yang umum digunakan antara lain menentukan batas kerugian sejak awal, tidak menggunakan seluruh modal dalam satu transaksi, dan menghindari keputusan yang didorong emosi.
Anda juga bisa mempelajari strategi seperti buy the dip dan strategi take profit agar pengelolaan posisi lebih terarah. Jika Anda ingin mendapatkan imbal hasil dari aset yang dimiliki, Anda bisa melihat fitur Earn di Mobee.
Kesimpulan
Ordinals (ORDI) adalah token yang membawa kemampuan NFT ke Bitcoin melalui Ordinals Protocol. Kehadirannya memperluas use case Bitcoin dan membuka narasi baru di pasar kripto. Namun, seperti aset kripto lainnya, ORDI memiliki risiko volatilitas yang perlu dipahami dengan baik.
Sayangnya token ORDI sudah delisting di Mobee.
Mulai di Mobee
Siap mempelajari ORDI lebih jauh? Buka Mobee App untuk melihat pasar, memantau harga, dan mengelola portofolio kripto Anda. Anda juga bisa mengunjungi Mobee untuk informasi produk dan fitur lainnya.


