
Investor Indonesia kini memiliki pilihan yang lebih fleksibel untuk memperoleh eksposur terhadap pasar global. Melalui Mobee, pengguna dapat mengakses 27 tokenized assets yang terdiri dari saham perusahaan global dan ETF berbasis indeks, sektor, maupun negara.
Tokenized stocks, atau token saham, memungkinkan pengguna mengikuti pergerakan harga aset global tanpa harus membuka rekening broker luar negeri. Pembelian juga dapat dilakukan secara fraksional sehingga pengguna tidak perlu membeli satu lembar saham penuh.
Poin Penting
- Mobee menyediakan 27 tokenized assets yang terdiri dari saham individual dan ETF global.
- Pengguna dapat membeli aset secara fraksional sesuai nominal yang ingin dialokasikan.
- Transaksi tidak memerlukan proses pembukaan rekening broker luar negeri.
- Pengguna tidak perlu melakukan konversi rupiah ke dolar AS secara manual terlebih dahulu.
- Tokenized stocks memberikan eksposur harga, tetapi bukan saham yang tercatat langsung atas nama pengguna di bursa efek.
Apa Itu Tokenized Stocks?
Tokenized stocks adalah aset digital berbasis blockchain yang dirancang untuk memberikan eksposur ekonomi terhadap saham atau ETF tertentu.
Ketika harga aset acuan naik atau turun, nilai tokenized asset akan mengikuti pergerakan tersebut sesuai mekanisme produk dan kondisi pasar. Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap perusahaan atau pasar global melalui ekosistem aset digital.
Namun, tokenized stocks berbeda dari saham tradisional. Pengguna tidak tercatat sebagai pemegang saham langsung pada perusahaan yang menjadi aset acuan. Oleh karena itu, kepemilikan token tidak selalu memberikan hak seperti:
- hak suara dalam rapat umum pemegang saham;
- kepemilikan saham langsung pada rekening efek;
- hak korporasi lain yang melekat pada pemegang saham tradisional.
Sebelum bertransaksi, pengguna perlu memahami struktur produk, aset acuan, likuiditas, dan risiko penerbitnya.
Keunggulan Mengakses Tokenized Stocks melalui Mobee
Bisa Dibeli Secara Fraksional
Pengguna tidak harus membeli satu lembar saham penuh. Nominal pembelian dapat disesuaikan dengan anggaran, tujuan keuangan, dan toleransi risiko masing-masing.
Fitur ini memberikan akses yang lebih fleksibel terhadap saham global dengan harga per lembar yang relatif tinggi.
Tidak Perlu Membuka Broker Luar Negeri
Tokenized stocks dapat diakses melalui aplikasi Mobee tanpa menjalani proses pembukaan rekening sekuritas di luar negeri.
Pengguna tetap perlu menyelesaikan registrasi dan verifikasi identitas di Mobee sebelum dapat melakukan transaksi.
Tidak Perlu Membeli Dolar AS Secara Terpisah
Pengguna tidak perlu melakukan konversi rupiah ke dolar AS secara manual terlebih dahulu. Hal ini menyederhanakan proses transaksi dan menghilangkan tahapan pertukaran mata uang yang biasanya diperlukan saat menggunakan broker internasional.
Pengguna tetap perlu memperhatikan spread aset, biaya transaksi, dan ketentuan lain yang berlaku pada platform.
Waktu Transaksi Lebih Fleksibel
Tokenized stocks menggunakan infrastruktur aset digital sehingga akses transaksi tidak selalu dibatasi oleh jam perdagangan reguler bursa Amerika Serikat.
Ketersediaan transaksi tetap bergantung pada likuiditas, pemeliharaan sistem, dan ketentuan masing-masing aset di Mobee.
Pilihan Aset Lebih Beragam
Selain saham individual, pengguna dapat mengakses ETF yang memberikan eksposur terhadap:
- pasar saham Amerika Serikat;
- perusahaan teknologi Nasdaq;
- industri semikonduktor;
- pasar saham Korea Selatan;
- pasar saham Jepang.
Daftar Tokenized Stocks dan ETF yang Tersedia di Mobee
Daftar terbaru mencakup 22 tokenized stocks dan 5 tokenized ETF, sehingga totalnya mencapai 27 aset.
Catatan: ketersediaan aset, pasangan perdagangan, likuiditas, dan minimum transaksi dapat berubah mengikuti evaluasi produk serta ketentuan Mobee.
Pilihan ETF Tokenized di Mobee
Pengguna yang tidak ingin memperoleh eksposur hanya pada satu perusahaan dapat mempertimbangkan tokenized ETF sesuai kebutuhannya.
- SPY memberikan eksposur terhadap perusahaan besar dalam indeks S&P 500.
- QQQ memberikan eksposur terhadap perusahaan nonkeuangan besar di Nasdaq-100.
- SOXX berfokus pada industri semikonduktor.
- EWY memberikan eksposur terhadap pasar saham Korea Selatan.
- EWJ memberikan eksposur terhadap pasar saham Jepang.
ETF tetap memiliki risiko pasar. Diversifikasi melalui ETF tidak menjamin keuntungan atau menghilangkan kemungkinan kerugian.
Cara Memilih Tokenized Asset
Pemilihan aset sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan risiko, bukan hanya popularitas ticker.
Berdasarkan Perusahaan
Tokenized stocks individual dapat digunakan ketika pengguna ingin memperoleh eksposur terhadap kinerja perusahaan tertentu. Pergerakannya dapat dipengaruhi oleh pendapatan, laba, valuasi, persaingan, kondisi sektor, dan sentimen pasar.
Berdasarkan Sektor
Pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap sektor teknologi, semikonduktor, keuangan, kesehatan, energi, dan perusahaan yang berkaitan dengan ekosistem aset digital.
Berdasarkan Pasar
ETF seperti SPY, QQQ, EWY, dan EWJ memberikan alternatif bagi pengguna yang ingin memperoleh eksposur terhadap kumpulan perusahaan atau pasar suatu negara melalui satu instrumen.
Perbedaan Tokenized Stocks dan Saham Tradisional
Pada saham tradisional, kepemilikan saham biasanya dicatat melalui rekening sekuritas atas nama investor. Investor dapat memperoleh hak tertentu sesuai jenis saham dan ketentuan perusahaan.
Tokenized stocks memiliki struktur berbeda. Instrumen ini merupakan aset digital yang dirancang mengikuti nilai aset acuannya. Karena itu, pengguna perlu memahami bahwa tokenized stocks:
- bukan saham yang tercatat langsung atas nama pengguna di bursa;
- tidak selalu memberikan hak suara;
- memiliki risiko penerbit dan kustodian;
- diperdagangkan dengan likuiditas yang dapat berbeda dari pasar saham acuannya;
- dapat memiliki spread dan harga pasar yang sedikit berbeda dari aset acuan.
Risiko Tokenized Stocks
Tokenized stocks tetap mengandung risiko meskipun memberikan akses yang lebih fleksibel.
Risiko Harga Aset Acuan
Nilai token dapat naik atau turun mengikuti saham atau ETF yang menjadi acuannya.
Risiko Likuiditas
Tidak semua token memiliki kedalaman pasar yang sama. Likuiditas yang terbatas dapat meningkatkan spread dan memengaruhi harga eksekusi.
Risiko Penerbit dan Kustodian
Struktur tokenisasi melibatkan pihak penerbit, kustodian, dan infrastruktur pendukung. Gangguan pada salah satu pihak dapat memengaruhi produk.
Risiko Teknologi
Tokenized assets menggunakan sistem digital dan blockchain sehingga tetap memiliki risiko operasional, keamanan siber, integrasi sistem, dan gangguan jaringan.
Risiko Regulasi
Ketentuan mengenai tokenisasi dan aset keuangan digital dapat berkembang. Perubahan regulasi dapat memengaruhi ketersediaan maupun mekanisme transaksi produk.
Cara Mengakses Tokenized Stocks di Mobee
Untuk mulai mengakses tokenized stocks:
- Unduh dan masuk ke aplikasi Mobee.
- Selesaikan registrasi serta verifikasi identitas.
- Deposit dana ke akun Mobee.
- Cari ticker tokenized stock atau ETF yang diinginkan.
- Masukkan nominal pembelian.
- Periksa harga, spread, biaya, dan detail transaksi.
- Konfirmasi pesanan.
Kesimpulan
Tokenized stocks memperluas cara investor Indonesia memperoleh eksposur terhadap pasar global. Melalui Mobee, pengguna dapat mengakses 27 tokenized assets yang terdiri dari saham teknologi, keuangan, kesehatan, energi, crypto-related stocks, dan ETF global.
Kemampuan membeli secara fraksional, tidak perlu membuka broker luar negeri, serta waktu transaksi yang lebih fleksibel dapat menyederhanakan akses ke aset internasional.
Namun, tokenized stocks memiliki struktur dan risiko yang berbeda dari saham tradisional. Pengguna tetap perlu memahami aset acuan, likuiditas, spread, penerbit, kustodian, dan ketentuan produk sebelum melakukan transaksi.
Mulai Jelajahi Tokenized Stocks di Mobee
Temukan pilihan tokenized stocks dan ETF global melalui aplikasi Mobee. Pelajari karakteristik setiap aset dan sesuaikan keputusan dengan tujuan serta profil risikomu.
Disclaimer: Investasi pada tokenized stocks mengandung risiko fluktuasi harga, likuiditas, teknologi, penerbit, kustodian, dan perkembangan regulasi. Nilai aset dapat naik maupun turun. Informasi ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi investasi.

