Pasar mata uang kripto sedang mengalami penurunan mingguan terparahnya sejak keruntuhan FTX, menghapus sekitar $390 miliar dari total kapitalisasi pasar. Bitcoin baru-baru ini merosot di bawah angka $60.000, menyentuh titik terendah siklus baru dan menyeret altcoin utama seperti Ether turun bersamanya.

Meskipun sentimen ritel terpukul cukup signifikan, mekanisme pasar yang mendasarinya mengungkapkan rotasi modal yang kompleks, bukan sekadar aksi jual panik.

Lima Hambatan di Market

Menurut Greg Cipolaro, Kepala Riset Global di NYDIG, tidak ada tersangka tunggal atas penekanan harga Bitcoin baru-baru ini. Sebaliknya, pasar sedang menghadapi lima tekanan tumpang tindih yang memperparah aksi jual ini:

  1. Keluarnya Modal ke AI: Kecerdasan buatan (AI) tetap menjadi kisah pertumbuhan dominan di pasar global. Karena AI dan kripto menarik modal spekulatif serupa yang mencari keuntungan besar, likuiditas telah banyak berotasi keluar dari aset digital dan masuk ke saham AI yang berkinerja lebih baik.
  2. Tekanan Likuiditas akibat Mega-IPO: Antisipasi sedang terbangun untuk siklus IPO teknologi besar-besaran yang menampilkan perusahaan-perusahaan raksasa seperti SpaceX, OpenAI, dan Anthropic. Alokator institusional besar secara aktif mengumpulkan uang tunai dan memangkas posisi saat ini untuk bersiap menghadapi debut publik yang sangat diantisipasi ini.
  3. Penyitaan oleh Pemerintah: Tindakan terbaru oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang mengumumkan penyitaan sekitar $1 miliar aset kripto yang terkait dengan Iran, telah mengguncang pasar. Langkah ini, ditambah dengan sanksi baru terhadap bursa Iran, telah menantang narasi inti kripto tentang ketahanan absolut terhadap sensor.
  4. Ancaman Komputasi Kuantum: Kecemasan baru telah muncul terkait kecepatan kemajuan komputasi kuantum, di mana riset terbaru menunjukkan bahwa daya komputasi yang dibutuhkan untuk menembus sistem kriptografi standar menyusut lebih cepat dari yang dimodelkan sebelumnya.
  5. Penjualan BTC oleh MicroStrategy: MicroStrategy (MSTR) baru-baru ini menjual 32 BTC (senilai sekitar $2,5 juta). Meskipun tidak signifikan terhadap pasokan pasar secara keseluruhan, penjualan tersebut membawa beban psikologis yang sangat besar. Terputusnya rekor akumulasi tanpa henti selama bertahun-tahun oleh perusahaan Michael Saylor ini membuat takut investor ritel maupun institusional.

Perdagangan Spot Melambat Saat Aset Komoditas Melonjak di TradFi

Aksi harga yang bearish di sektor kripto telah memicu pembekuan pada perdagangan spot kripto tradisional, di mana volume baru-baru ini merosot ke $679 miliar, level terendah sejak Oktober 2023.

Namun, tren yang mengejutkan dan menguntungkan komoditas mulai muncul: Futures perpetual Keuangan Tradisional (TradFi) mengalami booming di bursa kripto, menandai pergeseran tren ke arah kenaikan aset makro.

Data dari CryptoQuant mengungkapkan bahwa platform seperti Gate dan Binance melihat gelombang masuk besar pada volume derivatif non-kripto. Gate memimpin konvergensi ini dengan volume futures perpetual TradFi sebesar $368 miliar, diikuti ketat oleh Binance pada $298 miliar.

Para pedagang semakin memanfaatkan sifat bursa kripto yang beroperasi 24/7 untuk menangkap momentum kenaikan pada aset makroekonomi seperti emas, perak, dan minyak. Pergeseran modal dan naiknya pamor komoditas ini sebagian besar didorong oleh kekhawatiran inflasi yang terus-menerus dan ketegangan geopolitik yang meningkat antara AS dan Iran. Hal ini mendorong para pedagang secara agresif mencari akses berkelanjutan ke aset-aset safe-haven yang nilainya sedang merangkak naik, bahkan di luar jam operasional pasar tradisional.

Meskipun latar belakang makro ekonomi tampak suram dan terjadi penghapusan pasar senilai $390 miliar, metrik on-chain menunjukkan bahwa penarikan ini masih relatif terkendali jika dibandingkan dengan bear market historis. Kehadiran permintaan institusional tampaknya meredam pukulan tersebut, secara fundamental mengubah siklus boom-and-bust tradisional Bitcoin.

Selain itu, kepanikan seputar penjualan kecil Bitcoin oleh MicroStrategy mungkin tidak akan berlangsung lama. Sinyal baru-baru ini menunjukkan bahwa Michael Saylor sudah bersiap untuk akuisisi BTC lainnya saat pemungutan suara mengenai tanggal pembayaran dividen preferen perusahaannya semakin dekat. Jika MicroStrategy melanjutkan strategi akumulasi agresifnya, hal ini bisa berfungsi sebagai katalis psikologis yang dibutuhkan untuk menstabilkan pasar dan membentuk dasar siklus yang kuat.