Harga Bitcoin Hari Ini 9 Oktober 2026 Turun ke US$81.800

Harga Bitcoin hari ini, Jumat 9 Oktober 2026, berada di kisaran US$81.781,83. Dalam 24 jam terakhir BTC turun sekitar 1,7%, dengan rentang dari US$80.426,95 sampai US$83.458,78, atau selisih sekitar 3,8%. Dalam tujuh hari BTC turun sekitar 3,6%, berbalik dari kenaikan 3,0% yang kami catat pada 6 Oktober. CoinDesk menyebut Bitcoin mendekati level terendah tiga pekan.
Poin Penting
- Harga Bitcoin hari ini berada di kisaran US$81.781,83, turun sekitar 1,7% dalam 24 jam terakhir, dengan rentang US$80.426,95 sampai US$83.458,78.
- Di Mobee, BTC/IDR diperdagangkan di Rp1.468.006.012, dengan rentang 24 jam Rp1.449.270.456 sampai Rp1.491.050.284.
- Rentang US$83.000 sampai US$87.000 yang bertahan sekitar dua pekan kini jebol ke bawah, dan US$83.000 berbalik menjadi hambatan sekitar 1,49% di atas harga.
- Arus ETF Bitcoin spot pada Rabu 7 Oktober direvisi menjadi keluar US$484,9 juta, dan Kamis 8 Oktober sementara keluar US$238,6 juta. Total empat hari sejak 5 Oktober sementara keluar sekitar US$694,5 juta.
- Indeks Fear and Greed jatuh ke 38 (Fear), dari 71 (Greed) pada 7 Oktober.
- Imbal hasil obligasi 10 tahun di sekitar 5,31%, dekat level tertinggi sejak 2002, dan minyak Brent di atas US$102.
Harga Bitcoin Hari Ini
Kemarin kami menulis bahwa US$83.000 hanya sekitar 0,26% di bawah harga dan ruang untuk kejutan sempit. Hari ini ruang itu terpakai.
Di Mobee, pasangan BTC/IDR diperdagangkan di Rp1.468.006.012. Harga tertinggi 24 jam tercatat Rp1.491.050.284 dan terendah Rp1.449.270.456. Mobee menampilkan penurunan 1,63% dalam sehari, mendekati penurunan global. Dibanding harga kemarin (Rp1.490.000.001), harga sekarang sekitar 1,5% lebih rendah.
Bagi yang ingin memantau tanpa menatap layar, fitur price alert di Mobee bisa diatur pada level-level di bawah ini.
Level Teknikal yang Perlu Diperhatikan
Kabar utama dari sisi teknikal: rentang sekitar dua pekan jebol. Selama sekitar dua pekan Bitcoin bergerak di antara sekitar US$83.000 dan US$87.000. Kemarin harga menguji bagian bawahnya, dan hari ini harga turun di bawahnya. Level yang tadinya penopang kini berbalik menjadi hambatan, konsep dasar dalam support dan resistance.
Dari harga saat ini, penopang terdekat adalah titik terendah 24 jam di US$80.426,95, sekitar 1,66% di bawah harga, lalu angka bulat US$80.000, sekitar 2,18% di bawah. Analis FxPro sebelumnya menyebut US$80.000 sebagai tujuan yang bisa dicapai "cukup cepat" jika US$83.000 jebol, dan itu kini hampir terjadi.
Di sisi atas, hambatan terdekat adalah US$82.500, sekitar 0,88% di atas harga, yang kemarin disebut level kunci oleh Wintermute. Lalu US$83.000 di sekitar 1,49%, titik tertinggi 24 jam US$83.458,78 di sekitar 2,05%, dan US$85.000 di sekitar 3,94%. Zona atas rentang lama, US$87.000, berjarak sekitar 6,38%.
Artinya harga kini berada di bawah rentang yang menopangnya dua pekan. Sampai Bitcoin kembali di atas US$83.000, kecenderungan jangka pendek condong ke bawah.
Arus ETF: Arus Keluar Membesar
| Tanggal | ETF Bitcoin spot |
|---|---|
| 28 September | +US$31,0 juta |
| 29 September | +US$66,2 juta |
| 30 September | -US$148,7 juta |
| 1 Oktober | +US$102,7 juta |
| 2 Oktober | +US$189,9 juta |
| Total pekan 28 September sampai 2 Oktober | +US$241,1 juta |
| 5 Oktober | -US$89,8 juta |
| 6 Oktober | +US$118,8 juta |
| 7 Oktober | -US$484,9 juta |
| 8 Oktober | -US$238,6 juta (sementara) |
Sumber: Farside Investors. Angka 7 Oktober direvisi dari -US$277,2 juta yang kami tulis kemarin menjadi -US$484,9 juta setelah data IBIT masuk (IBIT -US$207,7 juta, FBTC -US$105,1 juta). Angka 8 Oktober belum final karena data IBIT belum tersedia (FBTC -US$197,1 juta).
Tiga hal terlihat dari tabel ini. Pertama, koreksi kemarin ternyata lebih besar: arus keluar 7 Oktober sekitar 75% lebih besar dari angka sementara. Kedua, 8 Oktober mencatat arus keluar lagi, dan angka finalnya bisa berbeda karena IBIT belum masuk. Ketiga, jumlah empat hari sejak 5 Oktober adalah arus keluar sekitar US$694,5 juta, melebihi seluruh arus masuk pekan 28 September.
Arus keluar sebesar itu terjadi saat harga turun, jadi tidak ada pembeli institusional yang menahan harga. Cara membaca arus dana sebagai konteks, bukan sinyal beli atau jual tunggal, merupakan bagian dari kebiasaan menganalisis kripto secara utuh.
Penggerak Hari Ini: Minyak, Imbal Hasil, dan Likuidasi
Dua hari terakhir Bitcoin turun bersama kenaikan minyak dan imbal hasil obligasi, menurut CoinDesk. Brent naik di atas US$102 per barel setelah laporan bahwa Gedung Putih meminta Pentagon menyiapkan opsi serangan terhadap Iran, ditambah badai yang menutup sebagian produksi minyak AS dan serangan Houthi ke dua bandara di Arab Saudi. Imbal hasil obligasi 10 tahun naik ke sekitar 5,31%, mendekati level tertinggi sejak 2002.
Imbal hasil tinggi dan dolar yang kuat biasanya membebani aset tanpa imbal hasil tetap seperti Bitcoin. Tekanan itu diperparah leverage. Menurut CoinGlass, sekitar US$547 juta posisi dilikuidasi pada 7 Oktober, sebagian besar posisi long. Laporan untuk 8 Oktober berbeda-beda, dari sekitar US$489 juta sampai sekitar US$1 miliar, tergantung sumber dan jam pengambilan.
Ethereum turun lebih dalam dari Bitcoin: sekitar 4,2% ke US$2.474, dan sekitar 8,4% dalam tujuh hari, dengan arus keluar ETF dan kekhawatiran keamanan terkait AI disebut sebagai pemicu.
Sedikit kabar yang lebih tenang: Presiden Trump disebut menggambarkan pembicaraan "produktif" dengan Iran dan menahan serangan sebelum pemilu paruh waktu, sehingga minyak mereda hari ini. Dua hari lalu laporan sebaliknya yang menggerakkan pasar, jadi arah berita ini bisa berbalik cepat.
Posisi Bitcoin dalam Gambaran yang Lebih Luas
Rekor US$126.080 dicetak pada 6 Oktober 2025. Harga sekarang sekitar 35,1% di bawahnya, dan untuk kembali ke sana Bitcoin perlu naik sekitar 54,2%. Angka ini sering membingungkan pemula, padahal penjelasannya sederhana: turun 35,1% tidak sama dengan perlu naik 35,1% untuk pulih.
Harga sekarang masih sekitar 10% di atas rata-rata pergerakan 200 hari di kisaran US$74.300 (referensi 30 September), yang menunjukkan tren jangka panjang belum rusak.
Indeks Fear and Greed kripto jatuh ke angka 38 (Fear). Dua hari lalu angkanya 71 (Greed). Perpindahan 33 poin dalam dua hari menunjukkan seberapa cepat suasana berubah. Sentimen takut sering dibaca sebagian trader sebagai kondisi yang sudah cukup tertekan, tetapi itu bukan sinyal beli, dan sentimen bisa tetap takut selama harga terus turun.
Satu catatan kalender: Sabtu 10 Oktober menandai setahun sejak crash kilat 10 Oktober 2025, ketika Bitcoin jatuh dari sekitar US$122.000 ke US$105.000 sebagian besar dalam hitungan menit.
Agenda Pekan Ini yang Perlu Diwaspadai
Hari ini, Jumat 9 Oktober, sentimen konsumen Michigan, termasuk ekspektasi inflasi. Presiden Federal Reserve St. Louis Alberto Musalem menyatakan suku bunga mungkin perlu naik dalam enam sampai sembilan bulan ke depan untuk mengembalikan inflasi ke 2%. Pasar kini memperkirakan sekitar 82% peluang suku bunga tidak berubah pada rapat Oktober, dan sekitar 81% peluang kenaikan pada Desember.
Rabu 14 Oktober, data inflasi konsumen (CPI) September, ujian besar berikutnya bagi imbal hasil. 27 sampai 28 Oktober, rapat FOMC berikutnya.
Bagi yang sudah memegang posisi, harga yang mendekati US$80.000 adalah waktu yang tepat untuk meninjau ulang strategi exit dan memastikan ukuran posisi masih sesuai dengan toleransi risiko. Memahami perbedaan jenis order dalam trading juga membantu menghadapi pergerakan mendadak.
Kesimpulan
Harga Bitcoin hari ini turun ke US$81.781,83, di bawah rentang US$83.000 sampai US$87.000 yang bertahan sekitar dua pekan, dipicu minyak yang naik, imbal hasil obligasi yang tinggi, dan arus keluar ETF yang membesar.
Dua hal patut dicatat. Pertama, ini bukan lagi sekadar uji bagian bawah rentang: rentang itu sudah jebol, dan US$83.000 kini jadi hambatan. Kedua, harga hanya sekitar 2,18% di atas US$80.000, sementara arus ETF terus keluar dan sentimen sudah masuk Fear, sehingga ruang untuk kejutan berikutnya terbilang sempit.
Bagi investor jangka panjang, koreksi beberapa hari seperti ini lebih cocok dipandang sebagai bagian dari perjalanan daripada sinyal. Menjaga komposisi portofolio kripto tetap seimbang biasanya lebih menentukan hasil akhir dibanding menebak arah harga dalam hitungan hari.
Disclaimer
Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai saran investasi. Aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan volatilitas yang besar. Lakukan riset mandiri dan gunakan dana yang siap Anda tanggung risikonya. Mobee dioperasikan PT CTXG Indonesia Berkarya, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.



