
Lanskap sistem keuangan dan geopolitik Amerika mengalami pergeseran signifikan minggu ini. Di Washington, regulator bersiap menyatukan perbankan dan kripto, sementara di Davos, Presiden Trump meredakan ketegangan transatlantik dengan pengumuman mengejutkan mengenai Greenland.
Trump di Davos: "Saya Tidak Akan Menggunakan Kekuatan Militer"
Dalam pidato utamanya di World Economic Forum (WEF) pada hari Kamis, Presiden Donald Trump secara resmi menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih Greenland. Pernyataan ini menjadi titik balik penting setelah berminggu-minggu spekulasi yang memanaskan hubungan diplomatik.
"Saya tidak ingin menggunakan kekuatan. Saya tidak akan menggunakan kekuatan. Yang diminta AS hanyalah sebuah tempat bernama Greenland," tegas Trump.
Namun, ia tetap menekankan pentingnya pulau tersebut bagi keamanan nasional AS, menyebutnya sebagai lokasi strategis untuk sistem pertahanan rudal "Golden Dome" yang diusulkannya. Trump juga sempat melontarkan kritik tajam kepada sekutu Eropanya, menyebut Denmark "tidak tahu berterima kasih" karena menolak diskusi akuisisi tersebut, dan mengingatkan audiens bahwa tanpa intervensi AS di Perang Dunia II, "Anda semua akan berbicara bahasa Jerman sekarang."
Terobosan Baru: "Kerangka Kerja" dengan NATO & Pembatalan Tarif
Ketegangan pasar mereda seketika setelah Trump mengumumkan bahwa ia telah mencapai "kerangka kerja kesepakatan masa depan" mengenai Greenland dan wilayah Arktik yang lebih luas. Kesepakatan ini tercapai setelah pertemuan produktif dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte.
Sebagai hasil dari terobosan diplomatik ini, Trump membatalkan ancaman tarif yang sebelumnya ia tujukan kepada negara-negara Eropa yang menentang akuisisi Greenland. Langkah ini memberikan kepastian yang sangat dibutuhkan pasar global dan memicu sentimen positif di kalangan investor.
Visi Domestik: "Satu Industri Aset Digital"
Sementara itu di Davos, David Sacks, "Crypto Tzar" di Gedung Putih, terus merumuskan visi ekonomi digital AS. Ia menegaskan kembali bahwa batasan antara Wall Street dan sektor kripto akan segera menghilang.
"Kita tidak akan memiliki industri perbankan dan industri kripto yang terpisah. Ini akan menjadi satu industri aset digital," ujar Sacks. Ia memprediksi bank-bank tradisional AS akan segera menawarkan imbal hasil (yield) pada stablecoin setelah CLARITY Act disahkan, sebuah RUU struktur pasar yang kini dinanti-nanti oleh seluruh industri.
CFTC Meluncurkan Inisiatif "Future Proof"
Di Washington, Ketua Commodity Futures Trading Commission (CFTC), Mike Selig, merespons arahan modernisasi ini dengan meluncurkan inisiatif "Future Proof".
Program ini secara resmi mengakhiri era regulation by enforcement dengan fokus pada:
- Modernisasi Buku Aturan: Menyesuaikan regulasi untuk pasar digital 24/7.
- Pendekatan Ringan: Mendorong inovasi dengan aturan yang jelas namun tidak mengekang.
- Fokus Pasar Prediksi: Mengawasi sektor pasar prediksi (prediction markets) yang sedang booming.
Penundaan Legislatif Berlanjut
Meskipun eksekutif bergerak cepat, Kongres masih membutuhkan waktu. Komite Pertanian Senat menunda pembahasan akhir RUU struktur pasar kripto hingga 27 Januari 2026 untuk mematangkan detail pengawasan DeFi. Namun, dengan meredanya ketegangan geopolitik di Davos dan arah regulasi yang semakin jelas dari CFTC, sentimen industri menjadit optimis.


%201.png)