daily-20-01-2026

Penurunan harga Bitcoin sekitar 2,5% di saat emas justru menguat menjadi sinyal kuat adanya perubahan sentimen pasar global. Fenomena ini bukan sekadar reaksi spontan terhadap pernyataan Donald Trump, melainkan bagian dari strategi pasar yang sedang bersiap menghadapi risiko lebih besar, terutama potensi perang dagang.

Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung mengalihkan modal dari aset berisiko ke aset yang dianggap lebih aman. Pergeseran inilah yang menjelaskan mengapa Bitcoin melemah, sementara emas justru menjadi primadona.

1. Sentimen Risk-Off dan Perbedaan Karakter Aset

Saat ketidakpastian meningkat, pasar biasanya masuk ke mode risk-off, yaitu kondisi ketika investor lebih fokus menjaga modal daripada mengejar keuntungan.

Bitcoin

Meski sering dijuluki “emas digital”, pergerakan Bitcoin saat ini masih lebih menyerupai saham teknologi. Volatilitas tinggi membuat investor cenderung menghindarinya ketika situasi geopolitik memanas.
Tekanan Bitcoin juga datang dari dua arah sekaligus:

  • Faktor eksternal berupa ancaman tarif dan ketegangan global.
  • Faktor internal industri kripto, yaitu mandeknya pembahasan CLARITY Act.

Kebuntuan regulasi ini membuat Bitcoin terlihat semakin “rumit” di mata investor institusi, terutama saat pasar sedang mencari kepastian.

Emas

Sebaliknya, emas kembali menunjukkan perannya sebagai safe haven klasik. Aset ini tidak bergantung pada kebijakan atau undang-undang tertentu untuk mempertahankan nilainya. Dalam situasi ketakutan akan devaluasi mata uang dan perlambatan ekonomi, emas dianggap sebagai aset “bersih” dan stabil untuk parkir dana sementara.

2. Fenomena “Sell America Trade”

Pasar global juga sedang menghadapi tren Sell America Trade, di mana investor mengurangi eksposur terhadap aset berbasis AS akibat risiko politik.

Biasanya, pelemahan dolar AS bisa menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Namun dalam kondisi ketakutan ekstrem seperti sekarang, dana tidak mengalir ke aset spekulatif. Modal justru berpindah ke aset defensif seperti emas dan perak. Investor jelas sedang bermain aman.

KTT Darurat Uni Eropa Jadi Penentu

Arah pasar selanjutnya sangat bergantung pada hasil EU Emergency Summit yang dijadwalkan pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan ini akan menentukan apakah tekanan pasar berlanjut atau justru mereda.

Skenario A: Eskalasi (Bearish untuk Kripto)

Jika Uni Eropa mengumumkan tarif balasan agresif atau membentuk blok perlawanan terhadap AS, ketakutan pasar berpotensi meningkat.

  • Dampak: Tekanan jual pada Bitcoin bisa berlanjut.
  • Target support: Area $90.000–$92.000.
  • Strategi: Potensi leverage flush yang bisa dimanfaatkan sebagai momen buy the dip.

Skenario B: Diplomasi (Bullish untuk Kripto)

Jika UE memilih jalur dialog dan negosiasi, sentimen risk-off kemungkinan mereda.

  • Dampak: Minat terhadap aset berisiko mulai kembali.
  • Target harga: Bitcoin berpeluang memantul dari area support $93.000.

Kesimpulan

Pergerakan Bitcoin yang melemah saat emas menguat menunjukkan bagaimana pasar bereaksi terhadap ketidakpastian global. Dalam situasi penuh risiko, investor cenderung memprioritaskan keamanan dengan mengalihkan dana ke aset safe haven, sementara aset berisiko seperti Bitcoin sementara waktu ditekan. Pola ini umum terjadi dan lebih dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek dibandingkan perubahan fundamental.

Karena itu, penting bagi investor untuk memahami konteks makro di balik pergerakan harga, bukan hanya fokus pada naik-turun harian. Dengan mengikuti perkembangan kebijakan global dan mengelola risiko secara disiplin, investor dapat mengambil keputusan yang lebih rasional serta mempersiapkan strategi yang tepat ketika sentimen pasar kembali membaik.

Disclaimer
Materi ini adalah untuk informasi umum dan bukan merupakan saran investasi, rekomendasi, atau ajakan untuk membeli dan menjual aset kripto, aset digital, sekuritas, atau instrumen turunan, atau untuk melakukan investasi apa pun. Mobee tidak berkewajiban untuk memperbarui laporan ini berdasarkan informasi dan peristiwa yang terjadi setelah laporan ini dibuat dan diterbitkan. Setiap saran atau rekomendasi dalam laporan ini mungkin tidak sesuai untuk pengguna tertentu.