
Kinerja exchange-traded fund (ETF) berbasis perak mencuri perhatian pada kuartal keempat 2025. Dalam periode tersebut, dua ETF silver mencatatkan kenaikan signifikan, yaitu abrdn Physical Silver Shares ETF (SIVR) yang naik 52,1% dan iShares Silver Trust (SLV) yang menguat 52,0%. Pencapaian ini menempatkan ETF silver sebagai salah satu ETF dengan performa terbaik di Q4 2025.
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan harga perak global yang mencapai level tertinggi baru. Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor fundamental, baik dari sisi pasokan, permintaan, maupun kondisi makroekonomi global.
Faktor Fundamental di Balik Kenaikan Harga Perak
Perak dikenal sebagai logam yang memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai aset bernilai dan sebagai bahan baku industri. Dalam beberapa tahun terakhir, peran perak sebagai logam industri semakin menonjol, terutama dalam sektor teknologi dan energi. Perak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti panel surya, komponen elektronik, teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga solusi energi bersih.
Di sisi pasokan, pasar perak masih menghadapi keterbatasan produksi. Kondisi ini menciptakan defisit struktural antara pasokan dan permintaan, yang pada akhirnya memberikan tekanan naik pada harga. Kombinasi antara pasokan yang terbatas dan kebutuhan industri yang terus meningkat menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kinerja ETF berbasis perak sepanjang Q4 2025.
Peran Kondisi Makro dan Posisi iShares SLV
Selain faktor fundamental, pelemahan dolar AS juga turut memengaruhi pergerakan harga perak. Karena komoditas umumnya diperdagangkan dalam denominasi dolar AS, tekanan pada nilai tukar dolar dapat membuat harga komoditas, termasuk perak, menjadi relatif lebih tinggi. Kondisi ini tercermin pada performa ETF silver seperti iShares Silver Trust (SLV), yang dirancang untuk mencerminkan pergerakan harga perak fisik.
Sepanjang sebagian besar 2025, harga perak cenderung bergerak stabil. Namun, penguatan yang terjadi pada kuartal keempat menunjukkan adanya penyesuaian harga seiring membaiknya faktor pendukung pasar. Meski demikian, peningkatan valuasi juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan, karena dapat membatasi ruang kenaikan harga dalam jangka pendek.
Secara keseluruhan, kinerja iShares Silver Trust (SLV) di Q4 2025 mencerminkan respons pasar terhadap perubahan fundamental perak dan kondisi ekonomi global, menjadikannya salah satu ETF komoditas yang menonjol pada periode tersebut.


%201.png)