TradFi ke Onchain Finance: Membedah Peran Ondo Finance di Dunia RWA | Mobee Academy
RWA Oktober 20, 2026 Pemula

TradFi ke Onchain Finance: Membedah Peran Ondo Finance di Dunia RWA

Penulis Bayu Samudera
Waktu baca 5 menit
TradFi ke Onchain Finance: Membedah Peran Ondo Finance di Dunia RWA

Ondo Finance adalah penerbit asal Amerika Serikat yang memindahkan surat utang pemerintah AS, saham, dan ETF ke blockchain dalam bentuk token. Surat utang AS adalah salah satu aset paling mapan di dunia, tapi untuk mengaksesnya kamu butuh rekening broker, modal besar, dan kesabaran menunggu jam bursa buka. Ondo memindahkan pintu itu ke blockchain.

Artikel ini menjelaskan batas-batas keuangan tradisional (TradFi), cara kerja Ondo, produk-produknya, skala per Oktober 2026, dan tiga kesalahpahaman yang paling sering muncul. Kalau kamu baru mengenal topiknya, mulai dari apa itu RWA.

Poin Penting

  • Ondo Finance menerbitkan token yang mewakili surat utang AS, saham, dan ETF, dan menyebutnya sebagai tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset atau RWA).
  • USDY, produk surat utang tokenisasi Ondo, bernilai sekitar US$2,33 miliar per 13 Oktober 2026 menurut rwa.xyz, sedikit di atas BUIDL milik BlackRock (sekitar US$2,20 miliar).
  • Ondo Stocks (dulu Ondo Global Markets) menampilkan lebih dari 450 aset tokenisasi dan total value locked sekitar US$1,3 miliar di situs resmi Ondo.
  • Token ONDO adalah token tata kelola, bukan klaim atas aset yang dikelola Ondo.
  • Hanya sekitar 48,7% total suplai ONDO yang beredar, dan sekitar 5,13 miliar token masih akan dibuka bertahap.
  • Pangsa Ondo di saham tokenisasi turun dari 56% menjadi 26% antara awal Januari dan pekan 5 Oktober 2026 (DWF Labs).

Empat Batas Keuangan Tradisional yang Sulit Dilewati

Keuangan tradisional bekerja dengan baik, tapi dalam batas yang kaku:

  1. Pasar punya jam buka. Di luar jam itu, posisimu diam dan kamu tidak bisa berbuat apa-apa.
  2. Penyelesaian transaksi butuh waktu. Beli hari ini, kepemilikan tercatat besok atau lusa.
  3. Akses ditentukan geografi dan ukuran modal. Produk institusional punya minimum ratusan ribu dolar.
  4. Sistem tidak saling bicara. Aset di satu platform tidak bisa langsung dipakai di platform lain.

Blockchain bisa menjawab keempatnya secara teknis: jalannya 24/7, penyelesaian jauh lebih cepat, bisa diakses dari mana saja, dan bisa dipakai lintas aplikasi. Yang selama ini kurang bukan teknologinya. Yang kurang adalah aset berkualitas institusional yang mau masuk ke dalamnya, dengan struktur hukum yang jelas. Di situlah posisi Ondo. Cara kerja dasarnya dibahas di tokenisasi aset.

Apa Itu Ondo Finance

Ondo Finance mengambil instrumen keuangan tradisional seperti surat utang jangka pendek pemerintah AS, lalu merepresentasikannya sebagai token di blockchain publik. Ini yang disebut tokenisasi aset dunia nyata: bukan menciptakan aset baru dari nol, melainkan memindahkan aset yang sudah mapan ke rel yang lebih terbuka. Profil lengkap Ondo dan token ONDO ada di Ondo Finance dan ONDO Coin.

Pembedanya dari banyak proyek RWA lain ada pada struktur. Menurut situs resmi Ondo per 16 Oktober 2026, USDY didukung portofolio yang sekitar 87,65% berisi surat utang AS dan sekitar 12,32% berisi SHVon (versi tokenisasi dari ETF surat utang AS bertenor 0 sampai 1 tahun), dengan simpanan bank di bawah 0,01%. Ondo juga menyebut laporan atestasi cadangan oleh pihak ketiga yang terbit harian. Aset dasarnya nyata, dan laporannya bisa diperiksa. Komposisi ini berubah dari waktu ke waktu, jadi cek halaman resmi pada hari kamu membaca.

Empat Pilar Ekosistem Ondo

1. USDY: surat utang AS dalam bentuk token. USDY adalah tokenized note: tokennya mewakili klaim utang terhadap Ondo USDY LLC, dengan portofolio surat utang AS jangka pendek sebagai agunannya. Satu hal penting: USDY ditujukan untuk individu dan institusi non-AS, dengan pembatasan kelayakan tambahan, dan situs Ondo menandainya "Not Available in US". Cek ketentuan akses resmi sebelum berasumsi kamu bisa membelinya.

2. OUSG: versi untuk pasar AS. OUSG adalah produk surat utang tokenisasi Ondo yang tidak diberi label pembatasan wilayah di situs resminya. Nilainya sekitar US$319 juta per 13 Oktober 2026 (rwa.xyz). Satu kategori produk, dua pintu yurisdiksi berbeda.

3. Ondo Stocks: saham dan ETF tokenisasi. Lini ini lahir sebagai Ondo Global Markets pada September 2025 dan berganti nama menjadi Ondo Stocks pada Juli 2026. Situs resmi Ondo menampilkan lebih dari 450 aset tokenisasi, sekitar 254.000 pemegang unik, dan total value locked sekitar US$1,3 miliar. Seperti USDY, lini ini ditandai tidak tersedia di AS. Cara kerja saham tokenisasi secara umum dibahas di cara kerja xStocks dan saham tokenisasi.

4. Ondo Chain: infrastrukturnya sendiri. Ondo mengumumkan Ondo Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk aset dunia nyata, pada Februari 2025. Posisinya infrastruktur, bukan produk investasi, jadi jangan disamakan dengan USDY atau token ONDO.

Ekspansinya terus berjalan. Pada 24 September 2026 Ondo meluncurkan Ondo Intelligent Portfolios, tiga produk portofolio tokenisasi yang memakai model strategi dari BlackRock (BlackRock menyediakan model, Ondo yang menerbitkan token). Pada 6 Oktober 2026 Ondo mengumumkan Ondo Private Markets, platform eksposur tokenisasi ke perusahaan privat, dimulai dari satu perusahaan AI pra-IPO, untuk investor yang memenuhi syarat. Produk seperti ini punya risiko lebih tinggi karena perusahaan dasarnya belum tercatat di bursa dan informasinya terbatas.

Seberapa Besar Skalanya

UkuranAngkaSumber dan tanggal
USDY (Ondo)sekitar US$2,33 miliarrwa.xyz, 13 Oktober 2026
BUIDL (BlackRock)sekitar US$2,20 miliarrwa.xyz, 13 Oktober 2026
Ondo Stocks, total value lockedsekitar US$1,3 miliar, lebih dari 450 asetSitus resmi Ondo, dibaca 20 Oktober 2026
Pangsa Ondo di saham tokenisasi26% (dari 56% pada awal Januari)DWF Labs, pekan 5 Oktober 2026
Total saham tokenisasisekitar US$3,8 miliar (naik 483% sejak Januari)DWF Labs, awal Oktober 2026

Bacaan strategisnya: produk tokenisasi dari penerbit independen sudah bisa menandingi produk sejenis dari manajer aset terbesar dunia, sementara persaingan di saham tokenisasi makin ramai. Itu sinyal tentang arah industri, bukan tentang satu perusahaan.

Tiga Hal yang Paling Sering Disalahpahami

1. Token ONDO bukan klaim atas aset tokenisasinya. Ini kesalahpahaman paling mahal. Pemegang ONDO tidak punya klaim atas cadangan USDY, tidak punya kepemilikan ekuitas di Ondo Finance, dan tidak otomatis berbagi pendapatan biayanya. ONDO adalah token tata kelola. Pertumbuhan bisnis dan pergerakan token adalah dua hal terpisah: per 14 Oktober 2026 CoinGecko menampilkan ONDO sekitar US$0,47, sekitar 78% di bawah rekor tertingginya, padahal USDY baru saja melampaui BUIDL dalam nilai.

2. Suplai token belum sepenuhnya beredar. Menurut Tokenomist, sekitar 4,87 miliar ONDO (sekitar 48,7% dari total 10 miliar) beredar, dan sekitar 5,13 miliar token masih akan dibuka sesuai jadwal vesting yang membentang sampai 2029. Pembukaan terdekat yang tercantum adalah 18 Januari 2027. Jadwal unlock adalah informasi dasar sebelum menilai aset apa pun, dan konsepnya dibahas di token unlock.

3. Pangsa pasar bergerak. Laporan DWF Labs mencatat pangsa Ondo di saham tokenisasi turun dari 56% pada awal Januari menjadi 26% pada pekan 5 Oktober 2026, seiring Binance dan Robinhood mengejar. Menjadi yang pertama tidak sama dengan menjadi yang permanen.

Kenapa Ini Relevan untuk Investor Indonesia

Ekosistem aset digital Indonesia bergerak ke arah yang sama. Menurut Bisnis.com (4 Maret 2026), OJK telah menyetujui perizinan 29 entitas di ekosistem aset kripto, dan empat perusahaan lolos sandbox. Tokenisasi aset nyata bukan lagi konsep luar negeri, dan kerangka pengawasannya sedang dibangun di sini. Gambaran aturan, pajak, dan risikonya ada di regulasi, pajak, dan risiko RWA di Indonesia.

Tiga pelajaran yang bisa dibawa pulang:

  1. Tokenisasi soal akses dan infrastruktur, bukan soal imbal hasil. Nilainya ada pada penyelesaian cepat, operasi 24/7, dan aset yang bisa dipakai lintas aplikasi.
  2. Struktur hukum menentukan segalanya. Ajukan empat pertanyaan untuk setiap produk tokenisasi: aset dasarnya apa, siapa kustodiannya, siapa yang berkewajiban menebus, dan bagaimana prosedur penebusannya. Kalau satu saja tidak terjawab, tokennya belum tentu mewakili apa pun.
  3. Token proyek bukan produk proyek. Memegang token tata kelola tidak membuat seseorang memiliki aset yang dikelola protokol itu.

Mau Mulai Mempelajari Aset RWA di Mobee?

Mobee dioperasikan PT CTXG Indonesia Berkarya, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Beberapa langkah yang bisa kamu ambil, tanpa harus langsung bertransaksi:

Penutup

Pergeseran dari TradFi ke onchain finance tidak terjadi lewat satu peristiwa besar. Ia terjadi satu kelas aset pada satu waktu: dimulai dari yang paling sederhana, lalu merambat ke saham, ETF, dan pasar privat. Ondo adalah salah satu contoh paling jelas bahwa proses itu sedang berjalan, dan memahami cara kerjanya hari ini berarti siap membaca kategori aset yang muncul besok.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Ondo Finance?

Ondo Finance adalah penerbit asal AS yang menokenisasi produk keuangan tradisional seperti surat utang jangka pendek pemerintah AS, saham, dan ETF ke blockchain publik.

Apa bedanya token ONDO dan USDY?

ONDO adalah token tata kelola ekosistem. USDY adalah produk: tokenized note yang didukung surat utang AS. Memegang ONDO tidak memberi klaim atas aset USDY.

Apa itu RWA dalam kripto?

RWA adalah Real World Asset, yaitu aset dunia nyata seperti surat utang, saham, properti, atau emas yang direpresentasikan sebagai token di blockchain. Penjelasan lengkapnya ada di apa itu RWA.

Apa itu Ondo Chain?

Ondo Chain adalah blockchain Layer 1 milik Ondo yang dirancang untuk aset dunia nyata tertokenisasi. Ia infrastruktur, bukan produk investasi.

Apakah ONDO bisa dibeli di Indonesia?

Pasangan ONDO/IDR tersedia di Mobee per 20 Oktober 2026, jadi bisa diperdagangkan dengan rupiah. Ketersediaan bisa berubah, jadi cek langsung di aplikasi sebelum bertransaksi.

Apakah USDY ada di Mobee?

Per 20 Oktober 2026 kami tidak menemukan pasangan USDY di Mobee, dan situs Ondo menyebut USDY tidak tersedia di AS serta punya pembatasan kelayakan lain. Cek ketentuan resmi produk dan ketersediaan terbaru di aplikasi.

Disclaimer

Artikel ini bersifat edukasi dan bukan rekomendasi investasi. Seluruh aset digital memiliki risiko, termasuk risiko kehilangan nilai. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risikomu sebelum mengambil keputusan. Mobee berizin dan diawasi OJK.

Akses market langsung dari aplikasi

Mulai eksplorasi aset digital dengan Mobee

Pantau market, pelajari aset digital, dan mulai transaksi dengan lebih praktis melalui Mobee App.

Mobee berizin dan diawasi OJK. Informasi bukan ajakan membeli atau menjual aset.

Mobee

Gedung Perkantoran Treasury Tower, Lantai 18 District 8, Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta Selatan 12190, DKI Jakarta

Dapatkan Update Terbaru

Komunitas Kami

Terdaftar & diawasi oleh

ICEx Komdigi Intertek, KAN Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia

Hubungi Kami

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga
Ministry of Trade of the Republic of Indonesia
0853 1111 1010 (WhatsApp)

Copyright © 2026 PT. CTXG Indonesia Berkarya. Seluruh hak dilindungi undang-undang.

Perdagangan aset kripto difasilitasi oleh PT CTXG Indonesia Berkarya, perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta terdaftar sebagai anggota PT Fortuna Integritas Mandiri (ICEx).

Situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi. Seluruh materi yang terdapat di situs ini tidak dimaksudkan dan tidak dapat dianggap sebagai ajakan, rekomendasi, atau penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas, produk keuangan, atau instrumen apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi. Kinerja di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Data kinerja historis, proyeksi imbal hasil, dan estimasi probabilitas disajikan semata-mata untuk tujuan informasi dan ilustrasi. Seluruh keputusan terkait perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen dari masing-masing pengguna.