Apakah Emas Digital Aman? Simak Kelebihan dan Risikonya | Mobee Academy
Investasi September 28, 2026 Pemula

Apakah Emas Digital Aman? Simak Kelebihan dan Risikonya

Penulis Bayu Samudera
Waktu baca 5 menit
Apakah Emas Digital Aman? Simak Kelebihan dan Risikonya

Ya, emas digital bisa aman jika disimpan di platform yang terdaftar dan diawasi oleh regulator resmi seperti OJK dan Bappebti. Emas digital adalah sertifikat kepemilikan emas yang diterbitkan secara elektronik dan di-backing oleh emas fisik. Menurut data Bappebti per Januari 2026, terdapat 13 platform perdagangan emas digital yang terdaftar di Indonesia. Keamanan asetmu sangat bergantung pada pilihan platform dan pemahamanmu terhadap risikonya. Pelajari lebih lanjut tentang jenis kripto untuk perbandingan.

Poin Penting

  • Regulasi jelas: Emas digital di Indonesia diawasi oleh Bappebti dan OJK untuk melindungi konsumen.

  • Backing fisik: Setiap gram emas digital harus didukung oleh emas fisik yang tersimpan di tempat penyimpanan terjamin.

  • Risiko platform: Keamanan bergantung pada reputasi, likuiditas, dan cadangan emas platform.

  • Likuiditas tinggi: Emas digital bisa dijual kapan saja selama jam pasar, tidak seperti emas fisik.

  • Biaya penyimpanan: Beberapa platform membebankan biaya penyimpanan tahunan yang perlu diperhitungkan.

Apa Itu Emas Digital?

Emas digital adalah instrumen investasi yang mewakili kepemilikan emas fisik dalam bentuk digital. Setiap unit setara dengan sejumlah gram emas murni (biasanya 99,99%). Platform seperti Indogold, Pluang, atau Treasury menawarkan jasa pembelian dan penyimpanan emas digital. Menurut data OJK per Maret 2026, nilai transaksi emas digital di Indonesia mencapai Rp12 triliun pada 2025, naik 40% dari tahun sebelumnya.

Bagaimana Cara Kerja Emas Digital?

Platform emas digital membeli emas fisik dan menyimpannya di lembaga penyimpanan yang terjamin, seperti Pegadaian atau bank. Kamu membeli sertifikat digital yang mewakili kepemilikan emas tersebut. Harga mengacu pada harga emas global (London Bullion Market). Saat kamu menjual, platform akan membeli kembali sertifikat dan kamu menerima dana. Proses ini mirip dengan xaut token di dunia kripto.

Emas Digital vs Emas Fisik

Tabel perbandingan antara emas digital dan emas fisik:
‍

AspekEmas DigitalEmas Fisik
BentukSertifikat digitalBatangan atau koin
PenyimpananDi platform, bebas biaya awalBrankas atau safe deposit box berbayar
LikuiditasSangat cepat, bisa jual kapan sajaButuh waktu dan perlu mencari pembeli
Keamanan FisikTidak perlu khawatir curianRisiko kehilangan atau pencurian
BiayaBiaya transaksi dan penyimpanan tahunanBiaya pembuatan, pengamanan, dan sertifikasi
RegulasiDiawasi Bappebti/OJKDiawasi oleh lembaga sertifikasi

Kelebihan Emas Digital

  • Aksesibilitas tinggi: Kamu bisa membeli mulai dari 0,01 gram emas dengan modal kecil.
  • Tidak perlu penyimpanan fisik: Emas tersimpan di lembaga penyimpanan profesional, aman dari pencurian.
  • Likuiditas instant: Proses jual beli real-time selama jam pasar, dana cair dalam 1-2 hari kerja.
  • Harga transparan: Harga mengikuti acuan global, bisa dipantau secara real-time.
  • Diversifikasi portofolio: Emas digital adalah aset yang tidak berkorelasi langsung dengan saham atau kripto. Pelajari harga emas dari tahun untuk melihat tren.

Risiko Emas Digital

  • Risiko platform: Platform bisa bangkrut atau tidak memiliki cadangan emas yang cukup. Pilih platform yang diawasi OJK dan Bappebti.
  • Risiko regulasi: Perubahan kebijakan pajak atau perdagangan emas bisa mempengaruhi imbal hasil. Pajak final 0,45% untuk keuntungan emas digital.
  • Risiko harga: Harga emas bisa turun signifikan, seperti saat penguatan dollar AS. Contoh: 2022 harga emas turun 4% dalam setahun.
  • Risiko likuiditas platform: Jika platform mengalami masalah, penjualan bisa tertunda. Selalu cek riwayat platform.
  • Risiko keamanan siber: Data akunmu bisa diretas. Gunakan otentikasi dua faktor (2FA) dan kata sandi kuat.

Regulasi Emas Digital di Indonesia

Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) adalah regulator utama untuk emas digital. Peraturan Bappebti No. 5 Tahun 2023 mewajibkan platform memiliki izin sebagai Pialang Berjangka. OJK juga mengawasi aspek perlindungan konsumen. Platform yang terdaftar wajib melaporkan cadangan emas secara berkala. Pajak keuntungan emas digital adalah PPh final 0,45% dari nilai bruto. Selalu cek status izin platform di website Bappebti.

Tips Memilih Platform Emas Digital yang Aman

  1. Cek izin resmi: Pastikan platform terdaftar di Bappebti dan OJK. Cari daftar di website resmi.
  2. Verifikasi cadangan emas: Platform harus transparan tentang lokasi dan jumlah emas fisik yang mendukung.
  3. Evaluasi biaya: Bandingkan biaya transaksi, spread harga, dan biaya penyimpanan tahunan.
  4. Baca ulasan pengguna: Cari pengalaman di forum dan media sosial tentang layanan platform.
  5. Periksa likuiditas: Pastikan platform memiliki volume transaksi tinggi agar penjualan lancar.
  6. Test dengan nominal kecil: Mulai dengan pembelian kecil untuk menguji proses jual beli dan penarikan dana.
  7. Pantau regulasi: Ikuti perubahan kebijakan yang bisa mempengaruhi pajak atau tata kelola emas digital. Untuk pemahaman lebih luas, baca kode emas palsu agar tidak tertipu.

Kesimpulan

Emas digital adalah instrumen investasi yang relatif aman jika digunakan melalui platform teregulasi. Kelebihannya adalah likuiditas tinggi dan modal kecil. Risiko utamanya adalah platform dan regulasi. Pastikan kamu memilih platform yang diawasi OJK dan Bappebti, serta memahami biaya dan pajak. Diversifikasi portofolio tetap penting. Pelajari juga aset terbesar di dunia untuk perspektif yang lebih luas.

FAQ

Emas digital adalah sertifikat kepemilikan yang didukung emas fisik. Keamanannya sama seperti memiliki emas fisik, tetapi kamu tidak memegang batang emas secara langsung. Risiko platform dan regulasi tetap ada.

Kebanyakan platform membolehkan pembelian mulai 0,01 gram, setara dengan ribuan rupiah. Di tahun 2026, harga emas sekitar Rp1,2 juta per gram, jadi 0,01 gram sekitar Rp12.000.

Emas digital diatur Bappebti dan harus memiliki cadangan emas fisik yang diaudit. Crypto gold token seperti PAXG atau XAUT juga didukung emas fisik tetapi berada di luar regulasi Indonesia dan lebih volatil karena diperdagangkan di bursa kripto.

Beberapa platform menawarkan penarikan emas fisik dengan biaya dan minimum tertentu. Prosesnya biasanya memakan waktu 1–2 minggu dan dikenakan biaya pengiriman serta sertifikasi. Cek syarat masing-masing platform.

Ya, keuntungan dari penjualan emas digital dikenakan PPh final 0,45% dari nilai bruto transaksi. Pajak ini dipotong langsung oleh platform. Pastikan kamu melaporkan dalam SPT Tahunan.

Mulai dengan Mobee

Mobee adalah platform aset digital yang berizin dan diawasi OJK, sehingga kamu bisa memantau peluang pasar dan produk investasi dengan lebih terarah. Mulai perjalanan investasimu melalui Mobee dan pilih produk yang sesuai dengan tujuan serta profil risikomu.

Akses market langsung dari aplikasi

Mulai eksplorasi aset digital dengan Mobee

Pantau market, pelajari aset digital, dan mulai transaksi dengan lebih praktis melalui Mobee App.

Mobee berizin dan diawasi OJK. Informasi bukan ajakan membeli atau menjual aset.

Mobee

Gedung Perkantoran Treasury Tower, Lantai 18 District 8, Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta Selatan 12190, DKI Jakarta

Dapatkan Update Terbaru

Komunitas Kami

Terdaftar & diawasi oleh

ICEx Komdigi Intertek, KAN Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia

Hubungi Kami

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga
Ministry of Trade of the Republic of Indonesia
0853 1111 1010 (WhatsApp)

Copyright © 2026 PT. CTXG Indonesia Berkarya. Seluruh hak dilindungi undang-undang.

Perdagangan aset kripto difasilitasi oleh PT CTXG Indonesia Berkarya, perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta terdaftar sebagai anggota PT Fortuna Integritas Mandiri (ICEx).

Situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi. Seluruh materi yang terdapat di situs ini tidak dimaksudkan dan tidak dapat dianggap sebagai ajakan, rekomendasi, atau penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas, produk keuangan, atau instrumen apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi. Kinerja di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Data kinerja historis, proyeksi imbal hasil, dan estimasi probabilitas disajikan semata-mata untuk tujuan informasi dan ilustrasi. Seluruh keputusan terkait perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen dari masing-masing pengguna.