Weekly Roundup: BlackRock Lirik Tokenisasi ETF Setelah Sukses Bitcoin Fund | Mobee Academy
Market Update September 28, 2026

Weekly Roundup: BlackRock Lirik Tokenisasi ETF Setelah Sukses Bitcoin Fund

Penulis Bayu Surya Purnama
Waktu baca 5 menit
Weekly Roundup: BlackRock Lirik Tokenisasi ETF Setelah Sukses Bitcoin Fund

BlackRock dilaporkan tengah menjajaki peluncuran exchange-traded funds (ETF) tertokenisasi setelah sukses besar dengan ETF spot Bitcoin. ETF tertokenisasi memungkinkan dana tradisional beroperasi di blockchain, membuka akses perdagangan di luar jam pasar, serta menghadirkan peluang baru dalam keuangan terdesentralisasi (DeFi). Langkah ini menegaskan upaya BlackRock untuk menjembatani produk keuangan tradisional dengan infrastruktur berbasis blockchain.

Manajer aset ini sebelumnya sudah melangkah ke tokenisasi lewat USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL), yang kini mengelola sekitar US$2,2 miliar di berbagai jaringan, termasuk Ethereum, Avalanche, Aptos, dan Polygon. Raksasa keuangan lain seperti JPMorgan, Goldman Sachs, dan BNY Mellon juga ikut bergabung. JPMorgan bahkan menyebut tokenisasi sebagai “lompatan besar” untuk dana pasar uang, menyoroti bagaimana pencatatan kepemilikan di blockchain dapat mendefinisikan ulang cara aset tradisional dikelola.

Meski momentumnya kuat, tantangan besar masih ada. ETF tertokenisasi menghadapi kompleksitas regulasi, mulai dari kepatuhan terhadap hukum sekuritas, perlindungan investor, pengaturan kustodian, hingga kerangka perdagangan. Selain itu, lonjakan pesat stablecoin menghadirkan tekanan kompetitif sekaligus peluang tambahan, karena stablecoin masih mendominasi likuiditas dan use case pembayaran dalam ekosistem blockchain.

Bagi Bitcoin dan sektor kripto secara luas, ketertarikan BlackRock pada ETF tertokenisasi memperkuat kepercayaan institusional terhadap teknologi blockchain. Kesuksesan ETF spot Bitcoin sudah menarik arus masuk dana besar, dan produk tertokenisasi berpotensi mempercepat tren ini dengan menyalurkan lebih banyak modal tradisional ke aset digital. Jika terealisasi, produk ini tidak hanya memperkuat kredibilitas Bitcoin sebagai instrumen keuangan, tetapi juga mendorong narasi lebih luas tentang pergerakan real-world assets (RWA) ke blockchain.

‍

Analisis Teknikal BTC

BTC baru saja menguji ulang zona permintaan US$110.000–US$111.000 dan kini memantul, diperdagangkan di atas EMA 20, 50, 100, dan 200. Struktur harga semakin bullish dengan pola higher-lows, sementara indikator Stochastic menunjukkan kenaikan tajam dari area oversold, menandakan momentum bisa berlanjut lebih tinggi.

  • Struktur: Bullish (HL terbentuk)
  • EMA: Di atas 20/50/100/200 = momentum bullish
  • Stochastic: Bullish, rebound kuat dari oversold

‍

Antara 10–12 September 2025, ETF Bitcoin mencatat arus masuk bersih masing-masing US$741,5 juta, US$552,7 juta, dan US$642,4 juta. Arus masuk berturut-turut ini menegaskan kepercayaan investor yang kuat serta meningkatnya permintaan institusional, menandakan pergeseran kembali ke fase akumulasi.

‍

Analisis Teknikal ETH

ETH menguji support cluster EMA di US$4.450–US$4.500 dan bertahan, saat ini berkonsolidasi di atas EMA 20 & 50, meski masih dekat resistance jangka pendek. Struktur tetap bullish dengan higher-lows, walau momentum melambat terlihat dari Stochastic yang mendekati area oversold.

  • Struktur: Bullish (HL terjaga)
  • EMA: Di atas 20/50, dekat 100, di atas 200 = mixed bullish
  • Stochastic: Bearish tetapi mendekati oversold

Antara 10–12 September 2025, ETF Ethereum mencatat arus masuk US$171,5 juta, US$113,1 juta, dan US$405,5 juta. Arus masuk konsisten ini menunjukkan meningkatnya minat institusional, dengan lonjakan tajam di hari terakhir memperkuat outlook positif ETH jangka menengah.

‍

Analisis Teknikal SOL

SOL terkoreksi setelah menguji resistance US$245 dan kini berkonsolidasi di atas support EMA US$229–US$230. Tren tetap bullish dengan higher-highs dan higher-lows, sementara Stochastic memantul dari mid-range, mengindikasikan potensi pemulihan jika buyer kembali aktif.

  • Struktur: Bullish (HH/HL terjaga)
  • EMA: Di atas 20/50/100/200 = momentum bullish
  • Stochastic: Netral – ada potensi bullish crossover

Data terbaru menunjukkan volume perdagangan DEX tetap tinggi di 2025 dibanding tahun-tahun sebelumnya, meski mengalami moderasi dari lonjakan tajam awal tahun. Aktivitas masih jauh di atas level 2023, tetapi penurunan tempo ini menandakan trader lebih selektif dalam menyalurkan likuiditas di ekosistem DeFi.

‍

Disclaimer
Materi ini adalah untuk informasi umum dan bukan merupakan saran investasi, rekomendasi, atau ajakan untuk membeli dan menjual aset kripto, aset digital, sekuritas, atau instrumen turunan, atau untuk melakukan investasi apa pun. Mobee tidak berkewajiban untuk memperbarui laporan ini berdasarkan informasi dan peristiwa yang terjadi setelah laporan ini dibuat dan diterbitkan. Setiap saran atau rekomendasi dalam laporan ini mungkin tidak sesuai untuk pengguna tertentu.

Download Full Report

Mobee

Gedung Perkantoran Treasury Tower, Lantai 18 District 8, Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta Selatan 12190, DKI Jakarta

Dapatkan Update Terbaru

Komunitas Kami

Terdaftar & diawasi oleh

ICEx Komdigi Intertek, KAN Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia

Hubungi Kami

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga
Ministry of Trade of the Republic of Indonesia
0853 1111 1010 (WhatsApp)

Copyright © 2026 PT. CTXG Indonesia Berkarya. Seluruh hak dilindungi undang-undang.

Perdagangan aset kripto difasilitasi oleh PT CTXG Indonesia Berkarya, perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta terdaftar sebagai anggota PT Fortuna Integritas Mandiri (ICEx).

Situs web ini disediakan hanya untuk tujuan informasi. Seluruh materi yang terdapat di situs ini tidak dimaksudkan dan tidak dapat dianggap sebagai ajakan, rekomendasi, atau penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas, produk keuangan, atau instrumen apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi. Kinerja di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Data kinerja historis, proyeksi imbal hasil, dan estimasi probabilitas disajikan semata-mata untuk tujuan informasi dan ilustrasi. Seluruh keputusan terkait perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen dari masing-masing pengguna.