daily-15-01-2026

Tokenized gold atau emas yang ditokenisasi mencatat pertumbuhan luar biasa sepanjang tahun 2025. Menurut laporan terbaru, kapitalisasi pasar emas tokenisasi meroket hingga 177% dibanding tahun sebelumnya, mendorong pertumbuhan sektor aset dunia nyata (real-world assets/RWA) secara keseluruhan. Pertumbuhan ini menunjukkan minat investor yang semakin kuat pada aset digital yang dipatok pada komoditas dunia nyata.

Pertumbuhan Signifikan dalam Kapitalisasi Pasar

Kapitalisasi pasar emas tokenisasi meningkat dari sekitar $1,6 miliar menjadi $4,4 miliar selama 2025, menambah hampir $2,8 miliar nilai baru ke dalam kategori RWA. Kontribusi ini setara dengan ~25% dari total pertumbuhan neto seluruh sektor RWA, melampaui ekspansi yang dicatat oleh aset tokenisasi lain seperti saham tokenisasi, obligasi korporasi, maupun surat utang non-AS.

Lonjakan ini terjadi di tengah tahun yang kuat untuk emas fisik juga—logam mulia ini naik lebih dari 67% dalam nilai pasar tahun tersebut. Namun emas tokenisasi berkembang lebih dari 2,5 kali lipat laju pertumbuhan emas fisik, mencerminkan pergeseran preferensi likuiditas dan eksposur investasi ke on-chain dibanding instrumen tradisional.

Volume Perdagangan yang Melampaui ETF Emas

Selain kenaikan kapitalisasi, tokenized gold mencatat volume perdagangan tahunan sekitar $178 miliar pada 2025. Perdagangan ini melampaui aktivitas beberapa ETF emas utama, dengan volume kuartal keempat sendiri mencapai di atas $126 miliar. Jika dibandingkan, produk seperti SPDR Gold Shares masih menjadi yang terbesar dalam volume global, tetapi tokenized gold tampil sebagai pemain kedua terbesar berdasarkan volume perdagangan.

Tether Gold (XAUt) merupakan kontributor utama terhadap lonjakan volume tersebut. Pada kuartal keempat, XAUt menyumbang sekitar 75% dari seluruh volume perdagangan tokenized gold, meningkat tajam dari 27% di kuartal sebelumnya. XAUt sendiri didukung oleh ribuan batang emas fisik, yang memperkuat kepercayaan investor terhadap aset token ini. 

Sumber: Cointelegraph

Apa Itu Tokenized Gold dan Keunggulannya?

Tokenized gold adalah representasi digital dari emas fisik yang didukung cadangan emas nyata di lembaga kustodian. Aset ini dicatat di blockchain, sehingga memungkinkan kepemilikan fraksional, perdagangan 24/7, serta transparansi cadangan secara on-chain.

Berbeda dari ETF emas yang hanya bisa diperdagangkan pada jam pasar tertentu, emas tokenisasi dapat diakses secara global tanpa batas waktu. Investor juga bisa membeli emas dalam pecahan kecil tanpa harus menyimpan emas fisik.

Salah satu contoh tokenized gold paling populer adalah Tether Gold (XAUt). Setiap 1 XAUt mewakili 1 troy ounce emas fisik yang disimpan di brankas profesional. Berkat likuiditas tinggi dan fleksibilitasnya, XAUt menjadi kontributor utama volume perdagangan tokenized gold sepanjang 2025.

Dampak pada Ekosistem RWA

Pertumbuhan pesat emas tokenisasi juga berdampak positif bagi adopsi real-world assets secara lebih luas. Sektor RWA mencakup semua kelas aset yang ditokenisasi dalam bentuk kripto, termasuk real estate, obligasi, dan komoditas lainnya. Keberhasilan emas tokenisasi berfungsi sebagai bukti konsep bahwa tokenisasi aset dunia nyata bukan hanya teori, tetapi alat investasi yang menarik dan scalable.

Dengan volume perdagangan besar serta kapasitas untuk menarik investor ritel maupun institusional, emas tokenisasi telah menempatkan dirinya sebagai salah satu pilar utama dalam narasi pertumbuhan aset kripto berbasis dunia nyata pada 2025.

Disclaimer
Materi ini adalah untuk informasi umum dan bukan merupakan saran investasi, rekomendasi, atau ajakan untuk membeli dan menjual aset kripto, aset digital, sekuritas, atau instrumen turunan, atau untuk melakukan investasi apa pun. Mobee tidak berkewajiban untuk memperbarui laporan ini berdasarkan informasi dan peristiwa yang terjadi setelah laporan ini dibuat dan diterbitkan. Setiap saran atau rekomendasi dalam laporan ini mungkin tidak sesuai untuk pengguna tertentu.