usat-token

Selama bertahun-tahun, Tether (USDT) telah menjadi raja stablecoin yang tak terbantahkan dengan kapitalisasi pasar raksasa mencapai $184 Miliar. Namun, ada satu benteng yang selama ini gagal mereka tembus: Amerika Serikat, karena masalah ketidakpastian regulasi. Kini, semuanya berubah berkat manuver terbaru dan terbesar mereka tahun ini: USAT.

Apa itu USAT? 

Sederhananya, USAT adalah stablecoin baru dari Tether yang didesain khusus agar legal dan sesuai dengan aturan GENIUS Act yang disahkan pada Juli 2025. Berbeda dengan USDT yang dilarang di AS, USAT sepenuhnya diatur oleh pemerintah federal, dipatok 1:1 dengan Dolar AS, dan diterbitkan langsung dari dalam sistem perbankan Amerika melalui Anchorage Digital Bank. Ini adalah solusi cerdas bagi institusi di Wall Street yang butuh dolar digital sekelas Tether, tapi tidak ingin berurusan dengan denda regulator AS.

Baca juga: Narasi Stablecoin sebagai Pilar Utama Pasar Kripto

Bukan Sekadar Janji, Tapi Transparansi Penuh

Satu hal yang sering dikritik dari Tether di masa lalu adalah transparansi cadangan. Untuk USAT, mereka tidak main-main. Laporan per 31 Januari 2026 membuktikan bahwa 17,5 Juta sirkulasi token USAT didukung penuh oleh $17,6 Juta aset cadangan (ada kelebihan jaminan sekitar 0,6%). Nilai ini didukung 100% oleh uang tunai Dolar AS dan Surat Utang Negara AS (U.S. Treasury Bills).

Bahkan, Tether mengambil langkah monumental dengan menggandeng auditor ternama dari kelompok "Big Four". Firma raksasa Deloitte telah memverifikasi laporan cadangan pertama USAT, memberikan validasi yang sangat kuat di mata institusi. Selain itu, raksasa finansial Cantor Fitzgerald ditunjuk sebagai kustodian cadangannya.

Baca juga: Memahami Peran TRON dalam Ekosistem Stablecoin Global

Ancaman Besar bagi USDC 

Di Amerika Serikat, pasar stablecoin saat ini didominasi oleh USDC (Circle) yang bernilai sekitar $78 Miliar. Kehadiran USAT yang sepenuhnya patuh hukum menjadi ancaman eksistensial bagi Circle di "kandang" mereka sendiri. Bahkan, berita tentang peluncuran USAT dan audit Big Four Tether ini sempat memicu penurunan tajam nilai saham entitas Circle hingga 20%.

Di balik layar, strategi USAT dipimpin oleh nama besar: Bo Hines. Sebagai mantan Direktur Eksekutif Dewan Kripto Gedung Putih, Hines memiliki kekuatan lobi politik luar biasa di Washington D.C., dan visinya didukung penuh oleh CEO Global Tether, Paolo Ardoino.

Cara Beli USAT di Mobee

USAT tersedia di Mobee yang diawasi dan teregulasi oleh OJK, sehingga pengguna dapat membeli, menjual, dan melakukan trading USAT dengan mudah dan aman dalam satu aplikasi. Berikut adalah cara beli USAT di Mobee secara praktis:

  1. Pendaftaran dan Verifikasi: Daftar dan selesaikan proses verifikasi akun (KYC) terlebih dahulu.
  2. Deposit Dana: Setelah verifikasi, deposit sejumlah dana ke wallet Mobee-mu untuk memudahkan pembelian.
  3. Buka Menu Trade: Akses menu Trade di bagian bawah aplikasi.
  4. Pilih USAT: Temukan USAT di daftar aset atau cari dengan kata kunci “USAT”.
  5. Pilih Trading Pair: Pilih pasangan trading, seperti USAT/USDT.
  6. Metode Transaksi: Tentukan metode transaksi: 
    • Market Order: Untuk harga pasar saat ini.
    • Limit Order: Untuk harga yang Anda tentukan sendiri.
  7. Masukkan Jumlah: Masukkan jumlah USAT yang ingin dibeli dan periksa informasi transaksi.
  8. Konfirmasi: Klik “Konfirmasi” untuk memproses pembelian.

Setelah transaksi berhasil, USAT akan otomatis masuk ke Wallet Mobee dan siap untuk disimpan atau diperdagangkan kembali.

Kesimpulan 

Perlu diingat, USAT bukanlah aset kripto untuk ajang spekulasi mencari untung besar dari investasi, karena harganya akan selalu dipatok di angka $1.00. Ini adalah instrumen Safe Haven tingkat tinggi bagi para pemain kripto dan institusi yang beroperasi di wilayah hukum Amerika Serikat yang ketat. Lewat USAT, Tether membuktikan mereka telah menemukan solusi tercerdas untuk mengatasi satu-satunya kelemahan terbesar mereka selama ini.

Disclaimer: 
Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan saran investasi keuangan. Investasi aset kripto memiliki risiko volatilitas harga. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.