Apa Itu Raydium (RAY)? Cara Kerja, Token, dan Risikonya

Raydium adalah decentralized exchange (DEX) berbasis automated market maker (AMM) di jaringan Solana. Di sini kamu bisa menukar token dan menyediakan likuiditas ke liquidity pool, yaitu kumpulan dana bersama, tanpa perantara. Token RAY bisa di-stake untuk reward, dan sebagian biaya trading dipakai untuk membeli kembali RAY.
Raydium berjalan di Solana, jaringan yang dikenal dengan konfirmasi cepat dan biaya transaksi rendah. Artikel ini membahas cara kerja Raydium, fungsi RAY, data terbaru, contoh hitungan impermanent loss, dan risikonya.
Poin Penting
- Definisi: Raydium adalah DEX berbasis AMM di Solana untuk menukar token dan menyediakan likuiditas.
- Serum dan OpenBook: integrasi Serum sudah dihentikan, dan menurut dokumentasi Raydium saat ini tidak ada produknya yang bergantung pada OpenBook.
- Token RAY: bisa di-stake untuk reward, dan sebagian biaya trading dipakai membeli kembali RAY. Suplai maksimum 555 juta.
- Data 5-6 November 2026: harga RAY US$1,72, TVL sekitar US$995 juta (sumber dan tanggal di bagian Data Raydium Terkini).
- Risiko: impermanent loss, harga yang naik turun tajam, dan risiko smart contract.
- Di Mobee: RAY tersedia dengan pasangan RAY/USDT di Spot Trade.
Apa Itu Raydium?
Raydium adalah automated market maker (AMM) sekaligus decentralized exchange (DEX) di jaringan Solana. AMM adalah protokol yang menukar token langsung dari smart contract memakai rumus harga, tanpa order book tradisional. RAY adalah salah satu altcoin crypto, yaitu kripto selain Bitcoin.
Nama ini kadang salah ditulis "Reydium". Penulisan yang benar adalah Raydium.
Baca juga: Apa Itu XRP? Panduan Lengkap untuk Pemula
Data Raydium Terkini (per 6 November 2026)
Angka di bawah diambil pada 5-6 November 2026 dan berubah setiap hari. Gunakan sebagai gambaran, bukan patokan keputusan.
| Metrik | Angka | Sumber dan tanggal |
|---|---|---|
| Harga RAY | US$1,72 (24 jam -3,53%, 7 hari +10,54%, 30 hari -21,89%) | CoinGecko, 6 Nov 2026 02:50 UTC |
| Kapitalisasi pasar | sekitar US$463,9 juta, peringkat 111 | CoinGecko, 6 Nov 2026 |
| Volume perdagangan RAY 24 jam | sekitar US$37,4 juta | CoinGecko, 6 Nov 2026 |
| Suplai | sekitar 270 juta beredar, maksimum 555 juta RAY | CoinGecko (beredar), dokumentasi Raydium (maksimum) |
| Harga tertinggi sepanjang masa | US$16,83 (12 Sep 2021); harga sekarang sekitar 89,8% di bawahnya | CoinGecko |
| TVL (dana di pool, Solana) | sekitar US$995,2 juta per 5 Nov, turun 26,1% dari sekitar US$1,35 miliar pada 7 Okt | DefiLlama |
| Volume DEX Raydium | 24 jam sekitar US$212,6 juta, 7 hari sekitar US$1,09 miliar, 30 hari sekitar US$4,92 miliar | DefiLlama, 6 Nov 2026 |
| Pangsa volume DEX Solana | sekitar 35-45% pada hari biasa (April 2026), klaim dokumentasi Raydium sendiri | Dokumentasi Raydium |
TVL (total value locked) adalah nilai dana yang tersimpan di pool Raydium. Dalam sebulan terakhir TVL dan harga RAY sama-sama turun, sementara volume perdagangan tetap besar. Angka ini menggambarkan kondisi pasar saat ini, bukan arah ke depan.
Bagaimana Cara Kerja Raydium?
1. Liquidity Pool
Raydium memakai liquidity pool, yaitu kumpulan dua token yang disetor oleh penyedia likuiditas (liquidity provider, LP). Harga bergerak otomatis mengikuti rasio kedua token di pool, bukan lewat order book. Semakin besar dana di pool, semakin kecil slippage, yaitu selisih antara harga yang kamu lihat dan harga yang kamu dapat.
Raydium punya beberapa jenis pool: AMM v4, CPMM (constant product), dan CLMM (concentrated liquidity, tempat LP memilih rentang harga). Setiap swap dikenai biaya. Pada pool CLMM dan CPMM, 84% biaya untuk LP, 12% untuk pembelian kembali RAY, dan 4% untuk treasury. Pada pool AMM v4, pembagiannya 88% dan 12%.
2. Serum dan OpenBook: Apa yang Berubah
Dulu Raydium terhubung ke order book Serum. Setelah FTX dan Alameda runtuh pada November 2022, Serum dinyatakan tidak aktif. Raydium lalu menghentikan integrasi Serum dan menutup halaman trading-nya. Raydium sempat mengumumkan integrasi dengan OpenBook, fork komunitas dari Serum. Namun dokumentasi Raydium saat ini menyatakan integrasi itu sudah dinonaktifkan, dan tidak ada produk Raydium yang punya ketergantungan pada OpenBook. Jadi informasi lama bahwa Raydium "terintegrasi dengan Serum" sudah tidak berlaku.
3. Token RAY
RAY adalah token asli Raydium dengan suplai maksimum 555 juta. Menurut dokumentasi Raydium, fungsinya:
- Buyback: sebagian biaya trading dipakai untuk membeli RAY di pasar.
- Staking: RAY bisa di-stake di aplikasi Raydium untuk mendapat reward dalam RAY.
- Aset pool: RAY sering menjadi salah satu token dalam pool likuiditas.
Kamu tidak perlu memegang RAY untuk menukar token atau menyediakan likuiditas. Dokumentasi tidak mencantumkan hak suara atau pembagian biaya langsung ke pemegang RAY sebagai fungsi token.
4. LaunchLab
Raydium punya LaunchLab, platform untuk meluncurkan token baru lewat kurva bonding, lalu token itu pindah ke pool Raydium setelah memenuhi syarat. Dokumentasi Raydium mencantumkan biaya 1% untuk beli dan jual selama token masih berada di kurva bonding. Token yang baru diluncurkan umumnya berisiko tinggi karena likuiditas dan riwayatnya masih minim.
5. Staking dan Reward
Selain menyediakan likuiditas, kamu bisa melakukan staking RAY di aplikasi Raydium. Besaran reward berubah-ubah dan tidak dijamin, jadi cek halaman staking Raydium untuk angka terbaru. Menyediakan likuiditas bukan penghasilan pasif tanpa risiko. Lihat contoh impermanent loss di bawah.
6. Integrasi dengan Ekosistem Solana
Raydium terintegrasi dengan berbagai proyek di ekosistem Solana, seperti wallet, oracle, dan aplikasi DeFi lainnya. Ini memperluas fungsionalitas dan memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai layanan.
Baca juga: 7 Altcoin dengan Potensi Investasi Terbaik di 2026
Keunggulan Raydium
Berikut hal yang bisa didukung sumber, bukan klaim "tercepat" atau "terbesar" yang tidak punya dasar.
- Kecepatan dan biaya berasal dari Solana. Raydium berjalan di Solana, jadi konfirmasi cepat dan biaya jaringan rendah adalah karakter jaringannya. Itu bukan keunggulan khusus Raydium.
- Volume perdagangan besar di Solana. Dokumentasi Raydium menyebut pangsa sekitar 35-45% dari volume DEX Solana pada hari biasa (April 2026). Itu klaim Raydium sendiri. DefiLlama mencatat volume 30 hari sekitar US$4,92 miliar per 6 November 2026.
- Beragam jenis pool. Ada AMM v4, CPMM, dan CLMM, dan dokumentasi menyebut dukungan Token-2022 untuk CPMM dan CLMM.
- Buyback RAY otomatis. 12% biaya trading pool dipakai untuk membeli RAY.
Batasannya: likuiditas tidak "tak terbatas". Pool yang kecil membuat slippage besar, dan siapa pun bisa membuat pool baru, jadi periksa token sebelum bertransaksi.
Contoh Hitungan Impermanent Loss
Impermanent loss (IL) adalah selisih nilai antara token yang kamu taruh di pool dan token yang sama jika kamu simpan saja di wallet, ketika harga kedua token bergerak berbeda. Disebut "impermanent" karena selisihnya mengecil kalau harga kembali ke posisi awal.
Contoh di bawah memakai angka ilustrasi dan model sederhana: pool constant product (x kali y = k) tanpa biaya trading.
Misalkan kamu menyetor 1 SOL (harga US$150) dan 150 USDC ke pool SOL/USDC. Total modal awal US$300.
Langkah 1. Hitung konstanta: k = 1 x 150 = 150.
Langkah 2. Harga SOL naik ke US$300. Pool menyesuaikan jumlah token: SOL = akar dari (150 / 300) = 0,7071 SOL, dan USDC = akar dari (150 x 300) = 212,13 USDC.
Langkah 3. Nilai posisi di pool = 0,7071 x US$300 + US$212,13 = US$424,26.
Langkah 4. Nilai kalau hanya disimpan = 1 x US$300 + US$150 = US$450.
Langkah 5. Selisihnya US$424,26 - US$450 = -US$25,74, atau 424,26 / 450 - 1 = -5,72%.
Posisi di pool tetap lebih besar dari modal awal US$300. Yang "hilang" adalah dibandingkan jika kamu hanya menyimpan token tanpa memasukkannya ke pool.
Rumus umumnya: IL = 2 x akar(r) / (1 + r) - 1, dengan r adalah perbandingan harga baru terhadap harga awal. Untuk r = 2 hasilnya 2 x 1,4142 / 3 - 1 = -5,72%.
Berikut hasil untuk beberapa pergerakan harga SOL (angka ilustrasi, harga awal US$150):
| Harga SOL | Perubahan | Nilai di pool | Nilai bila disimpan | Selisih | Impermanent loss |
|---|---|---|---|---|---|
| US$75 | -50% | US$212,13 | US$225,00 | -US$12,87 | -5,72% |
| US$112,50 | -25% | US$259,81 | US$262,50 | -US$2,69 | -1,03% |
| US$225 | +50% | US$367,42 | US$375,00 | -US$7,58 | -2,02% |
| US$300 | +100% | US$424,26 | US$450,00 | -US$25,74 | -5,72% |
| US$450 | +200% | US$519,62 | US$600,00 | -US$80,38 | -13,40% |
| US$600 | +300% | US$600,00 | US$750,00 | -US$150,00 | -20,00% |
| US$750 | +400% | US$670,82 | US$900,00 | -US$229,18 | -25,46% |
Tiga hal yang perlu diingat:
- IL terjadi saat harga naik maupun turun, dan makin jauh harga bergerak, makin besar selisihnya.
- Biaya trading yang kamu terima bisa menutup sebagian IL, tetapi tidak dijamin. Pada contoh +100%, biaya yang terkumpul perlu minimal sekitar US$25,74 agar posisi di pool sama nilainya dengan menyimpan saja.
- Pada pool CLMM kamu memilih rentang harga, dan dampak harga yang keluar dari rentang bisa lebih besar. Contoh ini memakai model sederhana.
Potensi dan Tantangan
Aktivitas Raydium sangat bergantung pada kondisi trading di Solana, termasuk peluncuran token baru yang bisa naik turun cepat. Data per November 2026 menunjukkan dua sisinya: volume perdagangan 30 hari masih sekitar US$4,92 miliar, tetapi TVL turun 26,1% sejak 7 Oktober dan harga RAY turun 21,9% dalam 30 hari.
Tantangan yang perlu kamu timbang: persaingan dengan DEX lain di Solana, impermanent loss bagi penyedia likuiditas, harga kripto yang volatil, dan risiko smart contract. Raydium pernah mengalami peretasan pada Desember 2022 dengan kerugian sekitar US$4,4 juta menurut catatan DefiLlama. Ketidakpastian regulasi aset kripto juga tetap ada. Lakukan DYOR sebelum memutuskan, dan hanya gunakan dana yang siap kamu tanggung risikonya. Untuk memahami analisis pasar lebih lanjut, kamu bisa membaca panduan analisis on-chain.
Baca juga: Faucet Crypto: Cara Mendapatkan Crypto Gratis dengan Mudah
Tabel Perbandingan
| Fitur | Deskripsi | Catatan |
|---|---|---|
| Liquidity Pool | Menyediakan likuiditas untuk swap token | Ada risiko impermanent loss |
| Jenis pool | AMM v4, CPMM, CLMM | CLMM memakai rentang harga |
| Token RAY | Buyback, staking, aset pool | Tidak wajib untuk swap |
| Buyback | 12% dari biaya trading pool | Sumber: dokumentasi Raydium |
| LaunchLab | Peluncuran token baru | Berisiko tinggi |
| Staking RAY | Reward dalam RAY | Reward tidak dijamin |
| Integrasi Ekosistem | Terhubung dengan proyek Solana | Tidak ada integrasi Serum/OpenBook |
Cara Membeli $RAY di Mobee
RAY tersedia di Mobee dengan pasangan RAY/USDT di Spot Trade. Buka halaman RAY/USDT di Spot Trade untuk melihat harga dan menentukan order, dan ingat bahwa harga RAY bisa naik turun tajam.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk membeli RAY melalui aplikasi Mobee:
- Pendaftaran dan Verifikasi: Daftar dan selesaikan proses verifikasi akun (KYC) terlebih dahulu. Kamu bisa melihat tutorial sign up dan KYC Mobee.
- Deposit Dana: Setelah verifikasi, deposit sejumlah dana ke wallet Mobee-mu untuk memudahkan pembelian. Kamu bisa menggunakan deposit via QRIS.
- Buka Menu Trade: Akses menu Trade di bagian bawah aplikasi.
- Pilih RAY: Temukan RAY di daftar aset atau cari dengan kata kunci "RAY".
- Pilih Trading Pair: Pilih pasangan trading, seperti RAY/USDT. Pasangan ini memakai USDT, jadi pastikan saldo USDT kamu cukup.
- Metode Transaksi: Tentukan metode transaksi: (a) Market Order untuk harga pasar saat ini, atau (b) Limit Order untuk harga yang kamu tentukan sendiri.
- Masukkan Jumlah: Masukkan jumlah RAY yang ingin dibeli dan periksa informasi transaksi.
- Konfirmasi: Klik "Konfirmasi" untuk memproses pembelian.
Setelah transaksi berhasil, kamu dapat menemukan aset RAY di bagian Wallet. Kamu juga bisa melihat fitur Earn di Mobee sebagai opsi lain untuk aset kriptomu.
Kesimpulan
Raydium adalah DEX berbasis AMM di Solana yang memungkinkan kamu menukar token dan menyediakan likuiditas tanpa perantara. Informasi lama tentang integrasi Serum sudah tidak berlaku, dan fungsi RAY sekarang berpusat pada buyback, staking, dan sebagai aset pool. Menyediakan likuiditas membawa risiko impermanent loss, dan harga RAY sangat fluktuatif. Pelajari dulu cara kerjanya, hitung risikonya, dan lakukan riset sendiri sebelum bertransaksi.
FAQ
Apa itu Raydium?
Raydium adalah decentralized exchange (DEX) berbasis automated market maker (AMM) di jaringan Solana. Pengguna bisa menukar token langsung dari smart contract dan menyediakan likuiditas ke liquidity pool tanpa perantara. Raydium tidak mengelola dana kamu: transaksi berjalan lewat wallet milikmu sendiri.
Apa fungsi token RAY?
Menurut dokumentasi Raydium, RAY punya tiga peran: sebagian biaya trading dipakai untuk membeli kembali RAY, RAY bisa di-stake di aplikasi Raydium untuk mendapat reward dalam RAY, dan RAY sering menjadi aset dalam pool likuiditas. Kamu tidak perlu memegang RAY untuk menukar token atau menyediakan likuiditas. Suplai maksimumnya 555 juta RAY.
Bagaimana cara kerja liquidity pool di Raydium?
Liquidity pool adalah kumpulan dua token yang disetor penyedia likuiditas. Harga bergerak otomatis mengikuti rasio kedua token di pool, bukan lewat order book. Setiap swap dikenai biaya. Pada pool CLMM dan CPMM, 84% biaya itu untuk penyedia likuiditas, 12% untuk pembelian kembali RAY, dan 4% untuk treasury. Pada pool AMM v4, pembagiannya 88% dan 12%.
Apa risiko menyediakan likuiditas di Raydium?
Risiko utamanya adalah impermanent loss, yaitu nilai posisi di pool bisa lebih kecil daripada jika token itu kamu simpan saja saat harganya bergerak jauh. Risiko lain: harga token yang naik turun tajam, bug atau peretasan smart contract, dan token baru di pool yang likuiditasnya tipis. Biaya trading yang kamu terima tidak dijamin menutup kerugian itu.
Bagaimana cara beli RAY di Mobee?
RAY tersedia di Spot Trade Mobee dengan pasangan RAY/USDT. Kamu perlu akun yang sudah terverifikasi dan saldo USDT, lalu buka menu Trade, pilih RAY/USDT, tentukan jenis order (market atau limit), masukkan jumlah, dan konfirmasi. Harga RAY bisa berubah cepat, jadi periksa ringkasan transaksi sebelum konfirmasi.
Disclaimer
Artikel ini bersifat edukasi dan bukan ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual aset apa pun. Aset kripto berisiko tinggi dan nilainya bisa turun tajam. Angka pasar berubah setiap hari, dan contoh hitungan di atas hanya ilustrasi. Mobee dioperasikan PT CTXG Indonesia Berkarya, berizin dan diawasi OJK.
Mobee adalah platform aset digital yang berizin dan diawasi OJK, sehingga kamu bisa memantau peluang pasar dan produk investasi dengan lebih terarah. Mulai perjalanan investasimu melalui Mobee dan pilih produk yang sesuai dengan tujuan serta profil risikomu.



