
Awal Januari 2026, dunia kripto mendadak ramai gara-gara sebuah thread singkat dari pendiri Ethereum, Vitalik Buterin. Bukan thread biasa, karena Vitalik menyampaikan klaim penting yang langsung menarik perhatian komunitas kripto.:
“The trilemma has been solved - not on paper, but with live running code, of which one half (data availability sampling) is *on mainnet today*, and the other half (ZK-EVMs) is *production-quality on performance today* - safety is what remains.”
Buat komunitas kripto, ini jelas bukan kabar kecil. Selama bertahun-tahun, blockchain trilemma (keamanan, desentralisasi, dan skalabilitas) dianggap mustahil dituntaskan secara bersamaan. Nah, Vitalik menyatakan, Ethereum sudah melewati fase teori dan sekarang buktinya benar-benar jalan di jaringan utama. Lalu, apa sebenarnya yang ia maksud?
Dari Teori ke Kode yang Benar-Benar Jalan
Vitalik menjelaskan bahwa Ethereum kini berdiri di atas dua fondasi teknologi utama:
1. PeerDAS Sudah Aktif di Mainnet
Peer Data Availability Sampling (PeerDAS) memungkinkan Ethereum menangani data dalam jumlah besar tanpa bikin node kewalahan. Data bisa “dibagi-bagi” ke banyak node, jadi jaringan tetap ringan tapi skalanya makin luas.
2. ZK-EVM Masuk Level Produksi
Teknologi ZK-EVM kini sudah cukup matang untuk dipakai secara massal. Validasi transaksi yang dulu makan waktu lama sekarang bisa diproses jauh lebih cepat, bahkan dalam hitungan detik.
Gabungan dua teknologi ini jadi alasan utama Vitalik berani bilang trilema blockchain sudah bukan masalah besar lagi.
Ethereum Sekarang Mirip “BitTorrent dengan Konsensus”
Salah satu analogi paling menarik dari Vitalik adalah ketika ia menyebut Ethereum sekarang seperti “BitTorrent dengan konsensus.”
Maksudnya, Ethereum mampu mendistribusikan data ke banyak pihak layaknya jaringan file-sharing besar, tapi tetap punya sistem keamanan dan kesepakatan bersama (konsensus) yang kuat. Ini berbeda dengan sistem lama yang mungkin aman, tapi sulit “ngebut” soal throughput data.
Kalau diibaratkan, Ethereum sekarang bukan cuma aman, tapi juga lincah.
Roadmap Menuju 2030 dan ‘Holy Grail’ Ethereum
Vitalik juga sempat membahas masa depan Ethereum, bukan cuma kondisi saat ini.
- Target Jangka Pendek (2026). Ethereum akan fokus pada peningkatan gas limit dan efisiensi blok. Tujuannya yaitu biaya transaksi makin murah dan jaringan makin ramah pengguna.
- Visi Jangka Panjang: Distributed Block Building. Ini yang disebut Vitalik sebagai “holy grail”. Intinya, proses pembuatan blok harus terdistribusi sepenuhnya, tanpa ada satu pihak yang dominan. Kalau ini tercapai, sensor transaksi nyaris mustahil dilakukan.
Standar Baru Aplikasi Ethereum: Walkaway Test
Vitalik juga memperkenalkan konsep “Walkaway Test.” Sederhananya, sebuah aplikasi blockchain dianggap sukses kalau tetap bisa berjalan normal meskipun developernya pergi atau menghilang. Kalau aplikasi masih hidup tanpa figur sentral, di situlah desentralisasi benar-benar diuji.
Kenapa Thread Ini Penting Buat Industri Kripto?
Klaim Vitalik ini jadi sinyal besar bahwa hambatan teknis yang selama ini menghalangi adopsi massal kripto mulai runtuh. Jika teknologi ini stabil dan konsisten, Ethereum bukan cuma aset spekulatif, tapi bisa berkembang jadi infrastruktur global, setara jaringan pembayaran besar—tanpa kendali terpusat.
Sektor Kripto yang Paling Terdampak
Beberapa sektor dan token diprediksi ikut merasakan efeknya:
1. Zk Rollup - ZKSync, POL, STRK, SCR
Jika sistem ZK sudah menjadi standar di Ethereum, maka blockchain-blockchain tersebut akan menjadi opsi.
2. Optimism Rollup - OP, ARB
Karena sistem upgrade, biaya transaksi dari ekosistem jadi menurun, bisa meningkatkan pendapatan pada Layer yang menggunakan OP Rollup
3. Hybrid Rollup - METIS
Layer 2 ETH ini menggunakan kedua Rollup (OP + ZK) dan mendapatkan keuntungan dari keduanya
4. Data Availability - EIGEN, TI
Banyak dari ETH mengambil data dari kedua blockchain tersebut.
Singkatnya, apa yang disampaikan Vitalik bukan sekadar janji manis. Jika klaim “kode yang berjalan langsung” ini terus terbukti di lapangan, Ethereum sedang melangkah ke fase paling matang sepanjang sejarahnya.


%201.png)