daily-05-02-2026

Pasar kripto di awal Februari 2026 berada di persimpangan jalan yang tajam. Sementara harga aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum merosot, memicu pesimisme di kalangan trader ritel, fondasi institusional industri ini justru sedang diperkuat oleh beberapa pemain keuangan terbesar di dunia.

Gejolak Market: "Musim Dingin" Kembali Terasa?

Bitcoin tergelincir di bawah $73.000, menghapus sekitar $500 miliar kapitalisasi pasar sejak puncaknya di pertengahan Januari sebesar $97.500. Sentimen bearish ini diperparah oleh outflow yang tak henti-hentinya dari ETF Bitcoin Spot, yang mencatat penarikan dana sebesar $2,9 miliar selama periode 12 hari.

Ethereum mengalami nasib yang lebih buruk, kehilangan $100 miliar nilai pasar dalam satu minggu dan diperdagangkan di dekat level $2.100, yaitu level terendahnya sejak Mei 2025. Penurunan ini tidak terjadi di ruang hampa; hal ini mencerminkan sentimen risk-off yang lebih luas di keuangan tradisional, di mana saham teknologi berbasis AI seperti AMD goyah di tengah kekhawatiran akan Bubble AI, yang menyeret Nasdaq turun bersamanya.

Namun, modal tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berotasi. Saat Bitcoin memerah, ETF untuk XRP dan Ether justru melihat arus masuk (inflow) bersih, menunjukkan bahwa investor secara selektif mengalokasikan ulang risiko daripada keluar sepenuhnya.

Para Raksasa Institutional Mulai Mengukuhkan Dominasi

Sementara aksi harga menunjukkan pasar bearish, pengembangan infrastruktur melakukan pergerakan yang bullish tentang penguatan institusi.

  • Dominasi Binance: Meskipun menghadapi pengawasan regulasi selama bertahun-tahun, Binance tetap menjadi raja likuiditas yang tak terbantahkan. Sebuah laporan baru mengungkapkan bursa ini memegang reserves sebesar $155 miliar, jauh melampaui pesaing terdekatnya, OKX, yang memegang sekitar $31 miliar.
  • Dolar Digital Fidelity: Fidelity Digital Assets secara resmi memasuki perang stablecoin dengan peluncuran FIDD (Fidelity Digital Dollar) di jaringan Ethereum. Didukung sepenuhnya oleh uang tunai dan obligasi pemerintah, langkah ini menandakan pemain utama TradFi yang bersaing untuk mendapatkan bagian dari pasar pembayaran digital.
  • SBI & Startale Luncurkan "Strium": Di Jepang, raksasa keuangan SBI Holdings telah bermitra dengan Startale untuk meluncurkan Strium, blockchain Layer-1 baru yang didedikasikan untuk perdagangan FX institusional dan Aset Dunia Nyata (RWA), semakin menjembatani kesenjangan antara TradFi dan DeFi.

Evaluasi Ulang Layer-2: Vitalik Memetakan Ulang Roadmap Ethereum

Narasi seputar ekosistem Layer-2 (L2) Ethereum sedang mengalami pemeriksaan realitas yang menyakitkan. Data mengungkapkan bahwa lebih dari 80% dari 135 L2 Ethereum yang dipantau memproses kurang dari satu operasi pengguna per detik, yang secara efektif beroperasi sebagai "rantai zombie".

Stagnasi ini mendorong salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, untuk menulis ulang peta jalan penskalaan. Buterin berpendapat bahwa L2 tidak bisa lagi hanya menjadi solusi penskalaan umum, terutama karena mainnet Ethereum (L1) menjadi lebih murah dan lebih cepat. Dia sekarang menyerukan agar L2 melakukan spesialisasi pada model bisnisnya, berfokus pada narasi tertentu seperti privacy, gamefi, atau trading dengan frekuensi tinggi.

Agen AI dan RWA Memimpin

Pendanaan Venture Capital untuk kripto meningkat dua kali lipat pada tahun 2025 menjadi hampir $34 miliar, dengan tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA) muncul sebagai sektor utama, mengumpulkan lebih dari $2,5 miliar.

Konvergensi AI dan kripto juga semakin cepat:

  • BNB Chain telah memperkenalkan ERC-8004, sebuah standar yang dirancang untuk memungkinkan agen AI memiliki wallet sendiri dan melakukan pembayaran otonom, membuka jalan bagi ekonomi machine-to-machine. Mirip dengan narasi x402 yang digaungkan oleh Base.
  • Ripple menjembatani kesenjangan antara keuangan terpusat dan terdesentralisasi dengan mengintegrasikan Hyperliquid ke dalam sistem Ripple Prime. Dukungan ini membantu token HYPE milik Hyperliquid mengalami reli.
  • Tron telah diintegrasikan oleh CoolWallet, menurunkan hambatan masuk bagi pengguna self-custody yang mencari transaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah.

Disclaimer
Materi ini adalah untuk informasi umum dan bukan merupakan saran investasi, rekomendasi, atau ajakan untuk membeli dan menjual aset kripto, aset digital, sekuritas, atau instrumen turunan, atau untuk melakukan investasi apa pun. Mobee tidak berkewajiban untuk memperbarui laporan ini berdasarkan informasi dan peristiwa yang terjadi setelah laporan ini dibuat dan diterbitkan. Setiap saran atau rekomendasi dalam laporan ini mungkin tidak sesuai untuk pengguna tertentu.