Aset kripto tidak harus hanya disimpan sambil menunggu harga naik. Dalam ekosistem kripto, ada berbagai cara untuk membuat aset bekerja dan menghasilkan imbal hasil atau yield.

Istilah "bunga kripto" sering digunakan untuk mempermudah penjelasan, tetapi mekanismenya berbeda dari bunga tabungan bank. Imbal hasil bisa berasal dari reward jaringan blockchain, aktivitas lending, penyediaan likuiditas, hingga strategi berbasis opsi.

Poin Penting:

  • Kripto dapat menghasilkan imbal hasil melalui staking, lending, yield farming, produk Earn, dan strategi berbasis opsi.
  • Staking menjadi salah satu metode paling populer, tetapi bukan satu-satunya pilihan.
  • Setiap metode memiliki mekanisme, potensi imbal hasil, dan tingkat risiko yang berbeda.
  • Imbal hasil kripto tidak sama dengan bunga tabungan bank dan nilainya tidak selalu dijamin.
  • Risiko protokol, volatilitas, likuiditas, dan smart contract perlu dipahami sebelum menempatkan aset.
  • Diversifikasi aset dan strategi dapat membantu mengelola risiko.
  • Mobee menyediakan beberapa produk Earn yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan aset kripto.

Di 2026, pilihan strategi tersebut semakin beragam. Berikut tujuh cara mendapatkan bunga dari kripto yang perlu dipahami beserta risiko masing-masing.

Anda juga dapat mengeksplorasi produk Earn Mobee untuk melihat berbagai pilihan pengelolaan aset kripto.

1. Staking Crypto

Staking adalah salah satu cara paling populer untuk mendapatkan imbal hasil dari aset kripto.

Dalam mekanisme proof-of-stake (PoS), aset digunakan untuk membantu mendukung keamanan dan proses validasi jaringan blockchain. Sebagai imbalannya, peserta staking berpotensi memperoleh reward dalam bentuk aset kripto.

Beberapa aset yang menggunakan mekanisme PoS antara lain Ethereum (ETH), Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Polkadot (DOT).

Tidak semua staking mengharuskan investor menjalankan validator sendiri. Pengguna juga dapat mendelegasikan aset kepada validator, menggunakan staking pool, atau memanfaatkan layanan staking dari platform yang mendukungnya.

Namun, staking tetap memiliki risiko. Harga aset dapat turun selama periode staking, beberapa jaringan memiliki periode unbonding, dan validator tertentu juga dapat terkena penalti.

Pelajari lebih lengkap melalui artikel staking crypto.

2. Crypto Lending

Cara berikutnya adalah lending atau meminjamkan aset kripto.

Dalam mekanisme ini, pengguna menempatkan aset pada platform atau protokol tertentu. Aset tersebut kemudian dapat digunakan oleh peminjam, sementara pemberi pinjaman memperoleh imbal hasil.

Lending bisa tersedia melalui platform terpusat maupun protokol decentralized finance atau DeFi.

Potensi yield yang lebih tinggi biasanya juga datang dengan risiko tambahan, seperti:

  • Risiko gagal bayar atau counterparty
  • Risiko smart contract
  • Risiko likuiditas
  • Perubahan tingkat yield
  • Risiko platform

Karena itu, jangan hanya membandingkan angka APR. Perhatikan juga dari mana yield berasal dan bagaimana risiko aset dikelola.

Untuk memahami ekosistemnya lebih jauh, baca apa itu DeFi.

3. Yield Farming dan Liquidity Providing

Yield farming memungkinkan investor mendapatkan imbal hasil dengan menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.

Sebagai contoh, sebuah liquidity pool dapat berisi pasangan aset seperti ETH/USDT. Pengguna memasukkan kedua aset tersebut agar trader lain dapat melakukan pertukaran.

Sebagai liquidity provider, pengguna bisa memperoleh bagian dari biaya transaksi atau insentif tambahan dari protokol.

Potensi imbal hasilnya bisa menarik, tetapi risikonya juga lebih kompleks dibanding staking biasa.

Salah satu risiko penting adalah impermanent loss, yaitu kondisi ketika nilai aset dalam liquidity pool menjadi lebih rendah dibandingkan jika aset tersebut hanya disimpan.

Ada juga risiko smart contract, perubahan likuiditas, hingga penurunan harga token reward.

Baca panduan lengkap mengenai yield farming sebelum menggunakan strategi ini.

4. Dual Investment dan Strategi Berbasis Opsi

Strategi berbasis opsi merupakan alternatif untuk mendapatkan yield dari volatilitas pasar kripto.

Di Mobee, pendekatan ini tersedia melalui Dual Investment.

Pengguna dapat menentukan target harga dan periode tertentu melalui strategi Buy Low atau Sell High. Yield berasal dari mekanisme berbasis kontrak opsi, sehingga cara kerjanya berbeda dari staking maupun lending. Mobee

Dual Investment dapat menghasilkan APR yang relatif tinggi ketika volatilitas pasar meningkat. Namun, produk ini bukan produk dengan principal protection.

Artinya, pengguna perlu memahami kemungkinan penyelesaian transaksi pada saat jatuh tempo, termasuk aset apa yang akan diterima jika harga mencapai atau tidak mencapai strike price.

Jika ingin memahami mekanismenya lebih detail, baca cara kerja Dual Investment Mobee.

5. Flexi Earn

Bagi investor yang ingin mendapatkan yield tetapi tetap mempertahankan fleksibilitas aset, Flexi Earn bisa menjadi salah satu pilihan.

Melalui Flexi Earn, aset kripto atau stablecoin dapat menghasilkan imbal hasil harian dengan fleksibilitas untuk ditarik kembali sesuai ketentuan produk. Halaman produk Mobee saat ini juga menempatkan Flexi Earn sebagai salah satu bagian dari rangkaian produk Earn. Mobee

Strategi seperti ini dapat digunakan untuk aset yang belum ingin digunakan untuk trading tetapi tetap ingin dioptimalkan.

Tetap perhatikan beberapa hal sebelum berlangganan:

  • Aset yang didukung
  • APR yang berlaku
  • Sumber yield
  • Ketentuan penarikan
  • Risiko produk

APR dapat berubah mengikuti kondisi produk dan pasar, sehingga sebaiknya selalu cek angka terbaru sebelum melakukan investasi.

6. Fixed Earn atau Produk dengan Periode Penguncian

Selain produk fleksibel, investor juga dapat memilih produk Earn dengan periode penguncian tertentu.

Pada skema seperti ini, aset ditempatkan selama tenor yang telah ditentukan untuk memperoleh imbal hasil. Sebagai kompensasi karena likuiditas lebih terbatas, tingkat yield dapat berbeda dari produk yang dapat ditarik kapan saja.

Produk seperti ini lebih cocok bagi investor yang memang tidak membutuhkan aset tersebut dalam jangka pendek.

Sebelum menggunakan strategi fixed earn, perhatikan:

  • Lama tenor
  • Waktu pencairan
  • Besaran APR
  • Jenis aset
  • Risiko pihak pengelola
  • Kemungkinan perubahan nilai aset selama tenor

Mobee menampilkan pilihan Fixed Investment sebagai bagian dari halaman produk Earn. Mobee

7. Liquid Staking

Liquid staking menggabungkan staking dengan fleksibilitas DeFi.

Ketika melakukan liquid staking, pengguna menerima liquid staking token atau LST yang mewakili aset yang sedang di-stake.

Token tersebut kemudian dapat digunakan kembali dalam ekosistem DeFi, misalnya sebagai collateral atau dimasukkan ke protokol lain, sementara aset utama tetap memperoleh staking reward.

Pendekatan ini dapat meningkatkan efisiensi modal, tetapi juga menambah lapisan risiko.

Selain risiko staking biasa, investor perlu mempertimbangkan:

  • Risiko smart contract
  • Risiko depeg liquid staking token
  • Risiko protokol
  • Risiko likuiditas
  • Risiko dari penggunaan LST pada protokol lain

Pelajari konsepnya lebih lengkap di artikel liquid staking.

Perbandingan Cara Mendapatkan Bunga dari Kripto

Metode Estimasi Imbal Hasil Risiko Cocok Untuk
Staking 5-20% per tahun Sedang Pemegang jangka panjang
Lending 3-10% per tahun Rendah-Sedang Pencari pendapatan stabil
Liquidity Farming 10-50% per tahun Tinggi Pengguna DeFi berpengalaman
Option Vaults Hingga 100% APR Tinggi Investor agresif
Flexi Earn Fleksibel Rendah Pemula
Auto Invest Bervariasi Sedang Investor disiplin
Liquid Staking 5-15% per tahun Sedang Ingin likuiditas

Risiko Mendapatkan Bunga dari Kripto

Yield yang tinggi tidak berarti risikonya rendah.

Sebelum memilih produk atau protokol, perhatikan beberapa risiko utama berikut.

Risiko Harga

Aset yang menghasilkan yield tetap dapat mengalami penurunan harga. Reward 5 persen tidak akan banyak membantu jika harga aset turun jauh lebih besar.

Risiko Smart Contract

Protokol DeFi berjalan menggunakan kode. Bug atau eksploitasi smart contract dapat menyebabkan kehilangan dana.

Risiko Likuiditas

Beberapa produk memiliki periode penguncian atau pasar sekunder dengan likuiditas terbatas.

Risiko Platform

Jika menggunakan platform terpusat, pahami bagaimana aset disimpan dan bagaimana yield dihasilkan.

Risiko APR

APR tinggi dapat bersifat sementara. Tingkat imbal hasil bisa turun ketika kondisi pasar berubah atau jumlah dana di protokol meningkat.

Untuk mengelola risiko dengan lebih terukur, baca panduan manajemen risiko trading kripto.

Perlukah Menggunakan Lebih dari Satu Strategi?

Diversifikasi tidak hanya berarti membeli banyak aset.

Investor juga dapat melakukan diversifikasi berdasarkan fungsi dana. Sebagian aset dapat tetap likuid, sebagian digunakan untuk staking atau Earn, sementara sebagian lain digunakan untuk strategi dengan risiko yang lebih tinggi.

Pendekatan ini membantu menghindari ketergantungan terhadap satu sumber yield.

Pembahasan lebih lengkap mengenai pendekatan tersebut dapat dibaca di strategi investasi dengan Flexi Earn, Dual Investment, dan Spot Grid di Mobee. Mobee

Mulai Mendapatkan Yield dari Kripto di Mobee

Cara mendapatkan bunga dari kripto tidak terbatas pada satu metode. Ada staking, lending, yield farming, Dual Investment, Flexi Earn, fixed earn, hingga liquid staking.

Hal terpenting bukan hanya mencari APR tertinggi, tetapi memahami dari mana yield berasal dan risiko apa yang harus ditanggung.

Jika ingin mulai mengeksplorasi produk yield, kunjungi Earn Mobee untuk melihat pilihan produk yang tersedia.

Anda juga dapat membuka Mobee App untuk mengakses layanan Mobee dan melihat produk yang sesuai dengan tujuan investasi Anda.

Sebelum memilih strategi, tentukan terlebih dahulu kebutuhan likuiditas, jangka waktu investasi, dan batas risiko yang dapat diterima.

FAQ

Earn interest on crypto adalah cara mendapatkan imbal hasil dari aset kripto yang dimiliki, mirip dengan bunga bank, melalui berbagai metode seperti staking, lending, dan liquidity farming.

Staking memiliki risiko, termasuk risiko pasar dan risiko protokol. Namun, dengan memilih validator terpercaya dan memahami mekanismenya, risiko dapat dikelola.

Bunga bervariasi tergantung metode dan aset. Staking biasanya 5-20% per tahun, sementara option vaults bisa lebih tinggi namun dengan risiko lebih besar.

Tidak, banyak platform memungkinkan Anda memulai dengan jumlah kecil. Mobee juga menyediakan produk dengan minimum rendah.

Anda bisa membuka Mobee App, mendaftar, dan memilih produk Earn atau Flexi Earn yang sesuai dengan profil risiko Anda.

Disclaimer: Konten ini bertujuan untuk memberikan informasi tambahan kepada pembaca dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Selalu lakukan penelitian sendiri sebelum berinvestasi. Seluruh aktivitas perdagangan dan investasi aset kripto sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna.

Akses market langsung dari aplikasi

Mulai eksplorasi aset digital dengan Mobee

Pantau market, pelajari aset digital, dan mulai transaksi dengan lebih praktis melalui Mobee App.

Buka Mobee App →
Mobee berizin dan diawasi OJK.
Informasi bukan ajakan membeli atau menjual aset.