
Harga saham termahal di dunia jika diukur dari nominal satu lembar saham saat ini masih dipegang oleh Berkshire Hathaway Class A (BRK.A). Satu saham BRK.A diperdagangkan di level sekitar tujuh ratus ribu dolar AS sepanjang periode 2024-2026, berdasarkan data pasar sekunder.
Predikat ini bukan berasal dari market cap terbesar, melainkan karena harga per saham yang tidak pernah dipecah. Kalau kamu baru mulai belajar investasi saham, membandingkan harga nominal dengan valuasi adalah keterampilan dasar yang berguna.
Poin Penting
- Rekor harga nominal: BRK.A secara konsisten menempati posisi saham termahal di bursa global karena harga per lembarnya tidak pernah dipecah.
- Harga bukan valuasi: nilai wajar BRK.A tetap diuji dengan laba per saham, nilai buku, dan kapitalisasi pasar.
- Kebijakan no split: manajemen sengaja menjaga saham tetap utuh agar investor fokus pada jangka panjang.
- Stock split tidak mengubah nilai investasi, contohnya pemecahan saham Nvidia 10 banding 1 yang efektif pada Juni 2024.
- Akses modal kecil: kamu bisa membeli sebagian lembar saham lewat fractional shares atau produk tokenized stocks.
Ringkasan Perbandingan
Tabel di atas menunjukkan bahwa harga nominal yang berbeda tidak langsung menggambarkan kualitas perusahaan. Cara terbaik menilai adalah kombinasi valuasi dan laporan keuangan.
Cara Membeli Saham Mahal dengan Modal Terbatas
Kabar baiknya, kamu tidak harus mengumpulkan ratusan ribu dolar untuk memiliki saham kelas dunia.
• Fractional shares: beberapa sekuritas global memungkinkan pembelian bagian kecil dari satu saham.
• Produk tokenized stock: beberapa platform menyediakan saham global dalam bentuk aset digital yang lebih mudah diakses.
• Kelas saham murah: untuk Berkshire, investor bisa membeli BRK.B ketimbang BRK.A.
• Belajar dari pra-IPO: pantau yang tadinya perusahaan tertutup sampai IPO seperti saat SpaceX lewat kinerja saham SpaceX.
Kunci utamanya adalah fokus pada apakah aset itu sesuai profil risiko, bukan hanya pada angka besar di ticker.
Risiko Utama Saat Membeli Saham Berharga Tinggi
Tetap ada risiko yang melekat meskipun perusahaan tersebut besar.
• Volatilitas nilai besar: pergerakan 1 persen dari harga US$700 ribu setara US$7 ribu per lembar, sehingga total portofolio bisa berubah drastis.
• Likuiditas rendah di emiten kecil: harga tinggi menyulitkan transaksi jika volume harian tipis.
• Konsentrasi portofolio: membeli satu lembar saham jumbo bisa membuat dana tidak tersebar ke banyak sektor.
• Bias harga murah: investor sering menganggap saham US$5 lebih aman dari saham US$700 ribu, padahal keduanya perlu analisis fundamental.
• Disiplin manajemen modal: gunakan aturan yang sama seperti trading crypto supaya tidak membuka posisi terlalu besar.
Kesimpulan
Predikat harga saham termahal di dunia bukan patokan kualitas investasi. Peringkat berdasarkan harga nominal hanya memberi informasi bahwa perusahaan tidak membagi saham, melakukan buyback, atau memiliki jumlah lembar beredar yang kecil. Sebelum membeli, bandingkan valuasi, pahami risiko, dan sesuaikan dengan tujuan keuangan. Harga yang besar tetap harus dinilai dengan cara yang sama seperti saham mana pun.
FAQ
Mulai dengan Mobee
Mobee adalah platform aset digital yang berizin dan diawasi OJK, sehingga kamu bisa memantau peluang pasar dan produk investasi dengan lebih terarah. Mulai perjalanan investasimu melalui Mobee dan pilih produk yang sesuai dengan tujuan serta profil risikomu.


