Konten ini bersifat edukasi, bukan saran finansial. Market kripto bisa berubah cepat. Lakukan riset sendiri dan kelola risiko dengan bijak.
Instrumen tokenisasi emas (XAUT) mengalami keruntuhan teknikal yang brutal pasca terperosok ke bawah rata-rata pergerakan harga 200 hari yang teramat krusial. Walaupun lanskap geopolitik menegang seiring memanasnya konflik AS-Iran, meroketnya imbal hasil Treasury AS ke tingkat tertinggi sejak November 2023 telah secara efektif mematikan daya tarik emas sebagai aset aman (safe-haven). Secara grafis, harga anjlok drastis ke posisi $4336.2 (Rp76958878) nyaris tanpa perlawanan berarti dari kubu pembeli. Trajektori penurunan ini diyakini sangat bertenaga untuk terus mendesak harga memecahkan halangan psikologis di $4300 (Rp76316400) dalam waktu singkat. Kehancuran level support tersebut berpotensi besar membuka gerbang aksi jual beruntun yang membawa nilai emas merosot curam menuju $4200 (Rp74541600).
Laporan data pekerja yang lemah atau perlambatan sikap suku bunga Fed dapat tiba-tiba mengembalikan kilau emas. Tekanan jual ini dinyatakan berakhir jika nilai sukses merangkak naik dan menjebol dinding pelindung di $4461.5 (Rp79182702).
Ada masukan untuk insight ini? Kirim di sini