Konten ini bersifat edukasi, bukan saran finansial. Market kripto bisa berubah cepat. Lakukan riset sendiri dan kelola risiko dengan bijak.
Aset nomor satu ini menunjukkan ketahanan struktural yang luar biasa di tengah derasnya rotasi modal ritel menuju kelas aset berisiko tinggi. Pada 15 April 2026, data on-chain mengungkap bahwa entitas penerbit stablecoin Tether mengeksekusi pembelian 951 token (senilai sekitar $70 juta) dari laba operasional mereka, mendongkrak total cadangan aset ini menjadi 97.141 token. Langkah yang menjadikan Tether sebagai pemegang dompet terbesar kelima secara global ini memberikan sinyal keyakinan institusional jangka panjang yang luar biasa. Sentimen fundamental ini semakin diperkuat oleh aliran dana masuk (inflow) bersih ke ETF Spot yang mencapai $186,1 juta pada hari yang sama. Secara teknikal pada grafik harian (1D), harga berhasil memantul agresif dari lantai zona permintaan bawahnya dan mencetak momentum perubahan struktur (Change of Character) yang solid. Pada grafik 1 jam (1H), tekanan beli konstan ini memaksa harga untuk berkonsolidasi kuat di area $74,500, terus menguji atap zona penawarannya. Dukungan likuiditas tanpa henti dari institusi diproyeksikan akan memberikan daya dorong yang cukup untuk menembus atap konsolidasi ini, mengincar likuiditas atas di area $76,000 hingga $78,000 dalam 3 hari ke depan.
Meskipun akumulasi paus (whales) terus berlanjut, pergerakan sideway (mendatar) yang terlalu lama di bawah area resistensi kuat dapat menguras tenaga pembeli dan memancing aksi short spekulatif. Jika tekanan jual tiba-tiba meningkat dan harga gagal menahan level $74,000, penembusan mutlak di bawah $72,000 akan menyeret harga kembali terperosok ke zona permintaan likuiditas yang lebih dalam.
Ada masukan untuk insight ini? Kirim di sini