Konten ini bersifat edukasi, bukan saran finansial. Market kripto bisa berubah cepat. Lakukan riset sendiri dan kelola risiko dengan bijak.
Ekuitas tokenisasi Robinhood (HOOD) didera sentimen negatif setelah dua insinyurnya didakwa melakukan perdagangan orang dalam (insider trading) menggunakan kontrak perpetual di platform Hyperliquid sebelum pengumuman pencatatan aset kripto. Kasus ini memukul mundur kredibilitas pengawasan internal perusahaan di tengah ketatnya pantauan regulator. Secara teknikal, aksi harga tertolak tajam dari resistance di $116.11 (Rp2050422) dan saat ini berupaya mencari pijakan di $111.06 (Rp1960764). Tekanan jual yang mendominasi pasar dinilai bakal menekan nilai aset untuk menguji batas support minor di $106.42 (Rp1878845) dalam 3 hari ke depan. Apabila zona likuiditas tersebut gagal dipertahankan, HOOD berisiko melorot jauh lebih dalam menuju lantai makro di angka $83.90 (Rp1481255).
Pernyataan resmi penyelesaian kasus yang konstruktif atau rilis pendapatan kuartal tak terduga dapat meredam kepanikan. Struktur kejatuhan ini batal apabila dorongan beli sukses menjebol atap risiko di $116.11 (Rp2050422).
Ada masukan untuk insight ini? Kirim di sini